Disebut Tak Islami, Pedagang Kue Klepon Pasuruan Meradang

Kamis, 23 Juli 2020 - 00:23 WIB
Ainun Maulidiyah, produsen dan pedagang kue klepon di Kabupaten Pasuruan , mengaku sempat kaget ada yang menganggap jajanan tradisional yang sejak puluhan tahun sudah menjadi usahanya tersebut, dikatakan tidak Islami.

"Pastinya kami kaget ada yang menyebut kue klepon tidak Islami. Padahal semua bahan kue klepon itu alami, dan cara pembuatannya tidak melanggar Syariat Islam," tegasnya.

(Baca juga: Ketua KPAID Tasikmalaya: Ibu Hamil 1 Jam Alami Depresi )

Sebaliknya, pembeli kue klepon tidak terlalu menanggapi isu yang sedang viral di media sosial tersebut. "Isu kue klepon tidak Islami itu hanya mengada-ada. Kue ini terbuat dari bahan alami dan sangat enak," tegas salah satu pembeli kue klepon, Elsa Fitriani.

Selama ini kue klepon sudah menjadi salah satu oleh-oleh khas dari Kabupaten Pasuruan . Bahkan, bisnis tersebut sudah menghidupi banyak orang. Harganya juga sangat murah, yakni hanya Rp5 ribu satu kotak berisi 12 biji kue klepon.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!