Lima Tenaga Kesehatan Positif COVID-19, Klinik Kesehatan di Gunungkidul Tutup
Kamis, 23 Juli 2020 - 01:23 WIB
Klinik Kesehatan Multazam di Gunungkidul menutup layanan kesehatan menyusul ilma tenaga layanan kesehatannya positif COVID-19 . (Foto/Ilustrasi)
GUNUNGKIDUL - Klinik Kesehatan Multazam di Gunungkidul menutup layanan kesehatan menyusul lima tenaga kesehatannya positif COVID-19 .
Direktur Klinik Multazam Wonosari Iip Wibawa mengatakan, upaya melakukan swab yang dilakukan dinas kesehatan Gunungkidul memang menyasar tenaga kesehatannya. Dari 50 nakes di klinik tersebut diketahui 5 orang dinyatakan positif. "Dengan hasil ini pihaknya langsung membuat kebijakan menutup layanan kesehatan," terangnya kepada wartawan, Rabu (22/7/2020) malam.
Dijelaskannya, dengan kasus ini pihaknya berharap masyarakat mengedepankan protokol kesehatan. Begitu juga ketika berhadapan dengan tenaga medis untuk bisa menjelaskan riwayat dengan benar." Semua harus jujur ketika periksa termasuk riwayat perjalanan dan juga hal lain," katanya. (BACA JUGA: Mengenal Imam dan Muazin Salat Jumat Perdana di Hagia Sophia)
Saat ini upaya melakukan penyemprotan desinfektan di kompleks klinik langsung dilakukan. Sterilisasi ruangan juga dilakukan untuk memutus mata rantai penularan.
Direktur Klinik Multazam Wonosari Iip Wibawa mengatakan, upaya melakukan swab yang dilakukan dinas kesehatan Gunungkidul memang menyasar tenaga kesehatannya. Dari 50 nakes di klinik tersebut diketahui 5 orang dinyatakan positif. "Dengan hasil ini pihaknya langsung membuat kebijakan menutup layanan kesehatan," terangnya kepada wartawan, Rabu (22/7/2020) malam.
Dijelaskannya, dengan kasus ini pihaknya berharap masyarakat mengedepankan protokol kesehatan. Begitu juga ketika berhadapan dengan tenaga medis untuk bisa menjelaskan riwayat dengan benar." Semua harus jujur ketika periksa termasuk riwayat perjalanan dan juga hal lain," katanya. (BACA JUGA: Mengenal Imam dan Muazin Salat Jumat Perdana di Hagia Sophia)
Saat ini upaya melakukan penyemprotan desinfektan di kompleks klinik langsung dilakukan. Sterilisasi ruangan juga dilakukan untuk memutus mata rantai penularan.
Lihat Juga :