Mahasiswa PPDS UNS Solo Positif COVID-19 Tembus 70 Orang

Selasa, 21 Juli 2020 - 22:44 WIB
“Jangan karena bertetangga, teman sekantor, teman seprofesi lalu bisa ngobrol bebas tanpa masker. Karena kita tidak tahu lawan bicara kita terpapar Covid-19 atau tidak. Kalau pakai masker, peluang tertular hanya bisa melindungi 5 persen, tapi kalau orang sakit pakai masker itu sudah 50 persen mengurangi penularan. Lalu kalau dua-duanya pakai masker itu 75 persen mencegah penularan dan ini efektif," ujar dia.

Rektor UNS Solo Profesor Jamal Wiwoho menuturkan, terdapat satu orang pimpinan di UNS yang terkonfirmasi positif terjangkit COVID-19.

Pihaknya mengambil langkah cepat dengan menutup kantor pusat UNS, auditorium, rumah dinas rektor UNS, dan beberapa tempat yang disinggahi disemprot disinfektan. “Kami juga mengambil kebijakan tiga hari, mulai Senin (20/7/2020) kemarin, kantor pusat kami lockdown,” tutur Jamal.

Hanya orang tertentu yang bisa ke kantor pusat untuk melayani kegiatan yang vital. Rektor mengaku saat ini dirinya juga sementara berpindah kantor.

UNS menutup fasilitas umum di dalam kampus. Seperti arena olahraga, tempat ibadah semua agama. Termasuk tempat rekreasi di Kampus UNS sembari menunggu kondisi lebih baik.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!