Misteri Slogan Kota Bandung era Kolonial Hindia Belanda

Minggu, 16 April 2023 - 07:37 WIB
Baca juga: KKB Serang Pasukan Yonif Raider 321 Galuh Taruna di Nduga Papua Pegunungan

Saat itu, tidak ada yang bisa menjelaskan secara ilmiah bagaimana slogan dan lambang Kota Bandung dibuat. Bandung ditetapkan kolonial Hindia Belanda sebagai wilayah Gemeente (kota praja) mulai tahun 1906.

Penetapan itu bersamaan dengan Kota Surabaya Jawa Timur dan Semarang Jawa tengah. Pada saat itu belum ada Undang-undang yang mengatur pembuatan lambang dan slogan Kota. Aturan atau ordonansi itu baru muncul 20 tahun kemudian.

Dalam membuat slogan dan lambang kota, Wali Kota Bandung B. Coops diduga mendasarkan pada cerita sejarah geologis Bandung. Yakni munculnya peristiwa lahan dataran tinggi Bandung dari bawah gelombang Situ Hilung ribuan tahun silam.

Kemudian juga peristiwa gelombang lautan pada akhir zaman miosen puluhan juta tahun silam.

Wali Kota Bandung B. Coops tiba-tiba mendesain lambang kota yang terdiri dari perisai, silhuet Gunung Tangkuban Perahu, dua ekor singa betina Belanda dan sehelai pita menggulung di ujung menghiasai bawah perisai. Pada pita itu tercantum slogan Ex Undis Sol.

Penulisan slogan bahasa latin itu sempat mendapat koreksi dari Prof. Dr. E.C. Godee Molsbergen, pengelola arsip negara (landsararchivaris) di Jakarta. Harusnya tertulis Ex Undis Solum yang artinya, lahan kokoh muncul dari gelombang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!