Bisnis Kenikmatan Ranjang di Bulan Ramadan Dibongkar Polres Blitar Kota
Sabtu, 15 April 2023 - 21:37 WIB
Keduanya mengakui perbuatannya. Praktik prostitusi itu dilakukan secara online. Melalui sebuah aplikasi, keduanya membuat menu pesanan yang disertai sejumlah foto perempuan yang siap dipesan. "Begitu pesanan disepakati, pelaku mengantarkan perempuan yang dipesan di hotel yang diinginkan," ungkap Rochan.
Pengungkapan kasus dugaan praktik prostitusi online ini, kata Rochan berawal dari kecurigaan petugas melihat sebuah mobil yang terparkir di depan hotel. Ketika didatangi sekaligus dimintai keterangan petugas, keduanya tidak bisa menyembunyikan diri.
Baca juga: Jimat dan Senapan Serbu Marinir Disita Yonif Raider 514 Kostrad Dari Tangan KKB Papua
Terungkap keduanya sedang menunggu anak buahnya yang sedang melayani tamu. Modus yang dilakukan, begitu selesai melayani tamu, pekerja seks yang menyaru sebagai pramuria itu langsung dijemput.
Menurut Rochan, kedua orang warga Jawa Barat itu sudah ditahan. Kendati demikian pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan, yakni mengungkap jaringan prostitusi online, termasuk jumlah perempuan pekerja seks yang dipekerjakan. "Kita masih melakukan pendalaman penyelidikan," pungkas Rochan.
Pengungkapan kasus dugaan praktik prostitusi online ini, kata Rochan berawal dari kecurigaan petugas melihat sebuah mobil yang terparkir di depan hotel. Ketika didatangi sekaligus dimintai keterangan petugas, keduanya tidak bisa menyembunyikan diri.
Baca juga: Jimat dan Senapan Serbu Marinir Disita Yonif Raider 514 Kostrad Dari Tangan KKB Papua
Terungkap keduanya sedang menunggu anak buahnya yang sedang melayani tamu. Modus yang dilakukan, begitu selesai melayani tamu, pekerja seks yang menyaru sebagai pramuria itu langsung dijemput.
Menurut Rochan, kedua orang warga Jawa Barat itu sudah ditahan. Kendati demikian pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan, yakni mengungkap jaringan prostitusi online, termasuk jumlah perempuan pekerja seks yang dipekerjakan. "Kita masih melakukan pendalaman penyelidikan," pungkas Rochan.
(eyt)