BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang di Luwu Utara
Senin, 20 Juli 2020 - 08:02 WIB
Basri, seorang warga, mengatakan kediamannya terendam banjir hingga 5 meter sehingga terpaksa mengungsi bersama warga lainnya. Basri berharap pemerintah segera melakukan penanganan serta membantu sandang-pangan bagi warga untuk kebutuhan hidup selama di tenda pengungsian.
Hingga berita ini diturunkan, sedikitnya 2.000 warga sudah berada di tenda-tenda pengungsian yang disiapkan BPBD Kabupaten Wajo, yang dilengkapi dapur umum dan sarana MKCK.
Menurut warga, banjir kali ini lebih dahsyat dari biasanya yang hanya mencapai empat meter. Ketinggian air disebabkan meluapnya Sungai Walenae dan Danau Tempe karena hujan seharian dan banjir kiriman dari kabupaten tetangga. (Lihat videonya: Seorang Nenek Renta di Banyuasin Digugat Anak Sendiri Perihal Warisan)
Bupati Wajo Amran Mahmud mengatakan, banjir kali ini luar biasa hingga mencapai 7,9 meter. “Kali ini ketinggian air di atas rata-rata dan terparah, bahkan mencapai 7,9 meter,” katanya. (Binti Mufarida)
Hingga berita ini diturunkan, sedikitnya 2.000 warga sudah berada di tenda-tenda pengungsian yang disiapkan BPBD Kabupaten Wajo, yang dilengkapi dapur umum dan sarana MKCK.
Menurut warga, banjir kali ini lebih dahsyat dari biasanya yang hanya mencapai empat meter. Ketinggian air disebabkan meluapnya Sungai Walenae dan Danau Tempe karena hujan seharian dan banjir kiriman dari kabupaten tetangga. (Lihat videonya: Seorang Nenek Renta di Banyuasin Digugat Anak Sendiri Perihal Warisan)
Bupati Wajo Amran Mahmud mengatakan, banjir kali ini luar biasa hingga mencapai 7,9 meter. “Kali ini ketinggian air di atas rata-rata dan terparah, bahkan mencapai 7,9 meter,” katanya. (Binti Mufarida)
(ysw)
Lihat Juga :