Siloam Hospitals Paal Dua Manado Fokus Tangani Pasien COVID-19
Minggu, 19 Juli 2020 - 16:18 WIB
"Kami melayani 7x24 jam, tidak saja didampingi perawat dan dokter umum, namun layanan pasien Corona juga dilayani oleh para dokter spesialis. Selain itu layanan Laboratorium, Radiologi dan kamar operasi kami operasikan setiap hari 1x24 jam termasuk layanan persalinan ibu hamil yang mengalami gejala atau terpapar corona", tutur Paulina.
Dikatakannya, dalam pembiayaan, lebih dari 75 persen para pasien ditanggung melalui anggaran pemerintah melalui skema Kejadian Luar Biasa Covid-19 (KLBC), sisanya sebesar 25 persen melalui asuransi dan pembiayaan personal. "Sejak April hingga Juni 2020, pelayanan mengalami peningkatan jumlah pasien dan sebagian besar pembiayaan KLBC", imbuh Paulina. Rinciannya adalah sejak 20 April sampai dengan Juni 2020 jumlahnya 106 pasien terdiri dari pria 56 pasien dan wanita 50 pasien.
Dikesempatan berikutnya pada diskusi webinar, dokter spesialis penyakit dalam Siloam Hospitals Paal Dua Manado, dr. Agung Nugroho, Sp.PD - KPTI , turut mengingatkan bahwa Pandemi diperkirakan akan berlangsung lama termasuk infeksi (pemaparan virus) yang sifatnya hilang dan timbul, Agung Nugroho turut menyoroti tingginya mortalitas di Sulawesi Utara hingga 6,05 persen terutama pada pasien lanjut usia dan pasien dengan penyakit bawaan.
"Pesan yang ingin saya sampaikan akan Pandemi yang akan berlangsung cukup lama ini, bahwa perlu adanya definisi dalam melaksanakan penanganan Covid-19. Ambil contoh pada penanganan pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA. Secara praktis semua pasien pneumonia berat dianggap sebagai probable covid sampai terbukti PCR negatif atau positif", tutur Nugroho dalam kesempatan di webinar.
Dikatakannya, Tata Laksana Covid 19, khususnya pada periode new normal dapat dilaksanakan melalui tahapan Asimptomatik dan Simptomatik, khususnya pada penanganan penyakit dalam meliputi jantung, otak dan lainnya. (BACA JUGA: Tegas seperti Polri, Komjak Minta Kejaksaan Tindak Anggotanya di Kasus Djoko Tjandra)
Dikatakannya, dalam pembiayaan, lebih dari 75 persen para pasien ditanggung melalui anggaran pemerintah melalui skema Kejadian Luar Biasa Covid-19 (KLBC), sisanya sebesar 25 persen melalui asuransi dan pembiayaan personal. "Sejak April hingga Juni 2020, pelayanan mengalami peningkatan jumlah pasien dan sebagian besar pembiayaan KLBC", imbuh Paulina. Rinciannya adalah sejak 20 April sampai dengan Juni 2020 jumlahnya 106 pasien terdiri dari pria 56 pasien dan wanita 50 pasien.
Dikesempatan berikutnya pada diskusi webinar, dokter spesialis penyakit dalam Siloam Hospitals Paal Dua Manado, dr. Agung Nugroho, Sp.PD - KPTI , turut mengingatkan bahwa Pandemi diperkirakan akan berlangsung lama termasuk infeksi (pemaparan virus) yang sifatnya hilang dan timbul, Agung Nugroho turut menyoroti tingginya mortalitas di Sulawesi Utara hingga 6,05 persen terutama pada pasien lanjut usia dan pasien dengan penyakit bawaan.
"Pesan yang ingin saya sampaikan akan Pandemi yang akan berlangsung cukup lama ini, bahwa perlu adanya definisi dalam melaksanakan penanganan Covid-19. Ambil contoh pada penanganan pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA. Secara praktis semua pasien pneumonia berat dianggap sebagai probable covid sampai terbukti PCR negatif atau positif", tutur Nugroho dalam kesempatan di webinar.
Dikatakannya, Tata Laksana Covid 19, khususnya pada periode new normal dapat dilaksanakan melalui tahapan Asimptomatik dan Simptomatik, khususnya pada penanganan penyakit dalam meliputi jantung, otak dan lainnya. (BACA JUGA: Tegas seperti Polri, Komjak Minta Kejaksaan Tindak Anggotanya di Kasus Djoko Tjandra)
Lihat Juga :