Gara-Gara Proyek Desa, Timbul Cekcok Berujung Darah

Selasa, 28 April 2020 - 20:09 WIB
Ternyata, pengakuan kesalahan Alikono tak serta merta menghilangkan persoalan. Keesokan harinya, tiga orang yang merupakan pengawas keamanan pembangunan siring, sekaligus pelaku pengroyokan, mendatangi rumah Alkino dan membuka dinding rumahnya yang terbuat dari papan.

Perkelahian pun tak bisa dihindari antara Alkino dengan ketiga orang tersebut. Kebetulan, saat itu di rumah Alkino sedang ada Nok, teman korban yang datang bertamu. Nok berusaha melerai perkelahian tersebut, namun malah terkena bacokan parang dan tembakan dari pelaku, hingga jatuh bersimbah darah.

Alkino sendiri mengalami luka di bagian kepala atas sebelah kanan dan luka pada perut sebelah kiri. Sementara AR, pelaku, mengalami luka bacok sehingga bercucuran darah. Sedangkan dua orang pelaku lainnya kabur meninggalkan AR.

Tak lama kemudian, warga datang beserta petugas dan berhasil mengamankan pelaku AR. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kapolres Mura AKBP Suhendro, melalui Kasubbag Humas AKP Madroji, saat dikonfirmasi membenarkan adanya perkara tersebut. Pelaku dan korban juga sudah dilakukan pengamanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!