Asal Usul Nama dan Sejarah Banyumas, Wilayah Bagian dari Kadipaten Wirasaba Purbalingga
Sabtu, 18 Maret 2023 - 16:28 WIB
Dikutip dari akun YouTube Ada Wong Ndeso, Eyang Gito menceritakan tentang Babad Banyumas dan kisah pohon tembaga sebagai asal usul berdirinya Kadipaten Banyumas kala itu.
Seperti yang ada dalam tulisan berbahasa jawa itu, Eyang gito bercerita bahwa wilayah Banyumas dulunya merupakan bagian dari Kadipaten Wirasaba (terletak di Purbalingga). Kala itu wilayah tersebut dipimpin oleh Adipati Wirasaba yang wafat setelah dibunuh oleh utusan Kesultanan Pajang di tahun 1557.
Menantu dari Adipati Wirasaba yaitu Raden Joko Kaiman kemudian menjadi penguasa baru Kadipaten Wirasaba. Setelah menjadi seorang Adipati, Raden Joko Kaiman kemudian bergelar Adipati Wargo Utomo ke II, karena Adipati Wirasaba yang dibunuh itu bergelar Adipati Wargo Utomo I.
Dalam sejarahnya, Adipati Wargo Utomo ke II kemudian mendapat sebuah wangsit untuk membuka wilayah baru yang berada di barat laut Desa Kejawar yang terdapat pohon tembaga.
Maka dari itu dirinya kemudian mencari pohon tembaga tersebut setelah mendapatkan wangsit dari ayah dan ibu angkatnya, yakni Kyai Mranggi dan Nyai Mranggi.
Baca juga: Asal Usul dan Sejarah Lamongan, Wilayah yang Disahkan Kanjeng Sunan Giri
Pada saat itu dirinya menyampaikan isi dari wangsit yang didapatnya, dan orang tua angkatnya itu memastikan jika wangsit tersebut merupakan bisikan dari yang maha kuasa.
Seperti yang ada dalam tulisan berbahasa jawa itu, Eyang gito bercerita bahwa wilayah Banyumas dulunya merupakan bagian dari Kadipaten Wirasaba (terletak di Purbalingga). Kala itu wilayah tersebut dipimpin oleh Adipati Wirasaba yang wafat setelah dibunuh oleh utusan Kesultanan Pajang di tahun 1557.
Menantu dari Adipati Wirasaba yaitu Raden Joko Kaiman kemudian menjadi penguasa baru Kadipaten Wirasaba. Setelah menjadi seorang Adipati, Raden Joko Kaiman kemudian bergelar Adipati Wargo Utomo ke II, karena Adipati Wirasaba yang dibunuh itu bergelar Adipati Wargo Utomo I.
Dalam sejarahnya, Adipati Wargo Utomo ke II kemudian mendapat sebuah wangsit untuk membuka wilayah baru yang berada di barat laut Desa Kejawar yang terdapat pohon tembaga.
Maka dari itu dirinya kemudian mencari pohon tembaga tersebut setelah mendapatkan wangsit dari ayah dan ibu angkatnya, yakni Kyai Mranggi dan Nyai Mranggi.
Baca juga: Asal Usul dan Sejarah Lamongan, Wilayah yang Disahkan Kanjeng Sunan Giri
Pada saat itu dirinya menyampaikan isi dari wangsit yang didapatnya, dan orang tua angkatnya itu memastikan jika wangsit tersebut merupakan bisikan dari yang maha kuasa.
Lihat Juga :