Tiga Ribu Lebih Keluarga Mengungsi Pascabanjir Bandang Luwu Utara

Jum'at, 17 Juli 2020 - 21:16 WIB
Foto udara kondisi perkampungan tertimbun lumpur akibat terjang banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Foto/ist
JAKARTA - Pusat Pengendali Operasi BNPB mencatat per hari ini, Jumat (17/7), pukul 17.30 WITA, lebih dari tiga ribu keluarga mengungsi pascabanjir bandang di Kabupaten Luwu Utara , Sulawesi Selatan. Mereka berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sabbang, Baebunta dan Masamba.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan, jumlah penyintas yang tercatat BPBD Kabupaten Luwu Utara mencapai 3.627 KK atau 14.483 jiwa. (Baca juga: Jumlah Pengungsi Banjir Bandang Luwu Utara Mencapai 14.483 )



"Jumlah ini belum termasuk mereka yang mengungsi di wilayah Kecamatan Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat. BPBD setempat masih melakukan pendataan di lapangan," kata Raditya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews,Jumat (17/7).

Penanganan darurat terhadap para warga yang mengungsi dilakukan oleh pemerintah daerah dibantu dengan mitra terkait lainnya, seperti Palang Merah Indonesia. Sebagian mereka berada di enam pos komando taktis di Radda, Masamba, Bone, Bone Tua dan Kantor Bupati Luwu Utara. (Baca juga: Aktivis Perempuan Hilang, Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Tanpa Busana )

"BPBD setempat mengidentifikasi kebutuhan mendesak untuk warga terdampak berupa air bersih, obat-obatan, pakain dalam wanita, popok balita dan lansia, selimut, sarung, peralatan pembersih rumah, family kits dan masker," sebutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!