Jumlah Pengungsi Banjir Bandang Luwu Utara Mencapai 14.483
Jum'at, 17 Juli 2020 - 08:34 WIB
Raditya menerangkan listrik sudah kembali menyala. Namun, di beberapa lokasi masih dilakukan pemadaman. Sedangkan, fasilitas air dari perusahaan daerah air minum (PDAM) belum dapat beroperasi.
Banjir bandang ini menyebabkan 10 unit rumah hanyut dan 213 tertimbun pasar bercampur lumpur. Infrastruktur, seperti jalan dan jembatan, tertimbun lumpur setinggi 1-4 meter dan ada yang terputus. Lahan pertanian warga pun mengalami kerusakan.
Ada enam kecamatan yang terdampak banjir bandang yang terjadi pada Senin malam (13/7/2020) itu, seperti Massamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke, dan Malangke Barat. “Alat berat telah diturunkan untuk pembersihan material lumpur di jalan trans Sulawesi Selatan – Sulawesi Tengah,” pungkasnya.
Banjir bandang ini menyebabkan 10 unit rumah hanyut dan 213 tertimbun pasar bercampur lumpur. Infrastruktur, seperti jalan dan jembatan, tertimbun lumpur setinggi 1-4 meter dan ada yang terputus. Lahan pertanian warga pun mengalami kerusakan.
Ada enam kecamatan yang terdampak banjir bandang yang terjadi pada Senin malam (13/7/2020) itu, seperti Massamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke, dan Malangke Barat. “Alat berat telah diturunkan untuk pembersihan material lumpur di jalan trans Sulawesi Selatan – Sulawesi Tengah,” pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :