Kembali Memanas, Polisi Siaga di Wamena Papua Pegunungan
Senin, 27 Februari 2023 - 07:15 WIB
Penganiayaan terjadi di Pasar Potikelek, dan Jalan Hom-hom Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Minggu (26/2/2023) malam. Foto/Ist.
JAYAWIJAYA - Situasi di Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang sempat kondusif usai pecah kerusuhan akibat berita bohong atau hoaks penculikan anak. Pada Minggu (26/2/023) malam, kembali memanas akibat adanya dua aksi penganiayaan.
Baca juga: Korban Pembacokan Geng Motor di Sukabumi Harus Jalani Amputasi Jari Tangan
Dua penganiayaan yang terjadi hampir bersamaan tersebut, terjadi di Pasar Potikelek, dan Jalan Hom-hom Wamena. Kapolres Jayawijaya, AKBP Hesman S. Napitupulu mengatakan, dua kasus penganiayaan tersebut masih dalam penyelidikan Polres Jayawijaya.
Dia juga menjelaskan, penganiayaan pertama terjadi di Pasar Potikelek Wamena, dengan korban bernama Abdul Malik (41). Korban mengalami luka sabetan parang di bagian leher sebelah kanan, dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Wamena.
Baca juga: Misteri Kolam Segaran, Kolam Kuno Peninggalan Majapahit yang Menyimpan Harta Karun
"Kejadian berawal saat korban dan anaknya sedang membereskan kios di pasar, kemudian pelaku yang berjumlah satu orang datang untuk meminta rokok kepada korban. Setelah diberi rokok, pelaku kemudian meminta uang kepada korban," tutur Hesman.
Saat korban hendak mengambil uang, pelaku kemudian langsung membacok korban dengan menggunakan parang. "Sabetan parang itu mengenai bagian leher korban, sebanyak satu kali. Setelah itu pelaku langsung melarikan diri," imbuh Hesman.
Baca juga: Korban Pembacokan Geng Motor di Sukabumi Harus Jalani Amputasi Jari Tangan
Dua penganiayaan yang terjadi hampir bersamaan tersebut, terjadi di Pasar Potikelek, dan Jalan Hom-hom Wamena. Kapolres Jayawijaya, AKBP Hesman S. Napitupulu mengatakan, dua kasus penganiayaan tersebut masih dalam penyelidikan Polres Jayawijaya.
Dia juga menjelaskan, penganiayaan pertama terjadi di Pasar Potikelek Wamena, dengan korban bernama Abdul Malik (41). Korban mengalami luka sabetan parang di bagian leher sebelah kanan, dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Wamena.
Baca juga: Misteri Kolam Segaran, Kolam Kuno Peninggalan Majapahit yang Menyimpan Harta Karun
"Kejadian berawal saat korban dan anaknya sedang membereskan kios di pasar, kemudian pelaku yang berjumlah satu orang datang untuk meminta rokok kepada korban. Setelah diberi rokok, pelaku kemudian meminta uang kepada korban," tutur Hesman.
Saat korban hendak mengambil uang, pelaku kemudian langsung membacok korban dengan menggunakan parang. "Sabetan parang itu mengenai bagian leher korban, sebanyak satu kali. Setelah itu pelaku langsung melarikan diri," imbuh Hesman.