Waspada Bahaya Jejak Digital, Masyarakat Harus Bijak Bermain Media Sosial

Rabu, 22 Februari 2023 - 20:59 WIB
Ia menjelaskan semua aktivitas internet kita dapat terekam tanpa bisa dihapus. Dari mulai postingan media sosial, pencarian di mesin pencari, tontonan youtube, gim, musik, hingga aplikasi lainnya.

Anggota DPR RI Subarna menjelaskan jejak digital dapat disalahgunakan oleh sejumlah oknum. “Jejak digital yang berisi data pribadi rawan digunakan untuk disalahgunakan,” ujar Subarna, Rabu (22/02/2023).

Senior Account Manager Telkomsat Widy Sulistianto menjelaskan jejak internet dapat berdampak positif dan negatif. Ia dapat menjadi personal branding, tetapi juga dapat menjadi ancaman dan kerugian terhadap pribadi.

Dengan membangun pesona branding, pengguna mendapatkan sejumlah keuntungan: meningatkan kredibilitas, membangun kepercayaan diri, menemukan relasi dan memperluas jaringan, serta menciptakan berbagai peluang.

Sayangnya, menurutnya 89% masyarakat masih belum paham akan perlunya menjaga rekam jejak di internet. Hal ini tentu menimbulkan celah ancaman digital tersendiri, seperti kebocoran data, penggunaan wifi publik, pemakaian sandi yang buruk, dan penipuan melalui iklan Oleh karena itu, Widy Sulistianto memaparkan empat upaya perlindungan data pribadi: menggunakan jaringan Wi-Fi yang aman, memperkuat keamanan akun, mengindari phising, dan memperbaharui aplikasi dan menggunakan kunci pada layar smartphone. “Harus memiliki kemampuan agar terhindari dari ancaman digital,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!