Jabar Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Operasi Pasar Awal Ramadhan 2023
Selasa, 21 Februari 2023 - 14:11 WIB
Baca juga: Rekonstruksi Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur, Pelaku Tolak Peragakan Adegan Lindas Kepala Korban
Iendra menjelaskan, persiapan yang dimaksud adalah memilah komoditi apa yang akan digelar pada saat OPM. Walaupun begitu, pihaknya meminta kabupaten/kota memulai OPM dengan anggaran yang sudah ditentukan.
"Diharapkan masing-masing kabupaten/kota sendiri juga ada anggaran untuk OPM. Dari provinsi pagu mencapai Rp10 miliar," jelasnya.
Adapun pemantauan harga 13 bahan pokok dari 1-20 Februari 2023 di Jabar terpantau ada satu komoditi yang mengalami dinamika harga naik dan turun, yaitu beras. Awal Februari 2023, harga beras per kiligogramnya mencapai Rp12.077, kemudian di 20 Februari 2023 turun menjadi Rp11. 960.
"Disperindag menganalisis, terjadinya kenaikan dan penurunan harga karena belum masuk masa panen, dan impor dari Bulog belum keluar, sehingga stok beras terbatas dan harga meningkat," ungkapnya.
Iendra menjelaskan, persiapan yang dimaksud adalah memilah komoditi apa yang akan digelar pada saat OPM. Walaupun begitu, pihaknya meminta kabupaten/kota memulai OPM dengan anggaran yang sudah ditentukan.
"Diharapkan masing-masing kabupaten/kota sendiri juga ada anggaran untuk OPM. Dari provinsi pagu mencapai Rp10 miliar," jelasnya.
Adapun pemantauan harga 13 bahan pokok dari 1-20 Februari 2023 di Jabar terpantau ada satu komoditi yang mengalami dinamika harga naik dan turun, yaitu beras. Awal Februari 2023, harga beras per kiligogramnya mencapai Rp12.077, kemudian di 20 Februari 2023 turun menjadi Rp11. 960.
"Disperindag menganalisis, terjadinya kenaikan dan penurunan harga karena belum masuk masa panen, dan impor dari Bulog belum keluar, sehingga stok beras terbatas dan harga meningkat," ungkapnya.
Lihat Juga :