Siswa SMA Khadijah Rangkum Perjalanan Hidup Lewat Novel
Kamis, 16 Februari 2023 - 17:45 WIB
Baca juga: Pelajar Jatim Juara 1 Taiwan International Science Fair 2023 Berkat Ekstrak Kelor
"Siswa lebih banyak mengerjakannya di luar jam pelajaran. Tiap minggu (selama tidak ada ujian) saya luncurkan tema tiap bab. Setiap kelas terlebih dulu saya kumpulkan di grup line kelas," ujarnya.
Guru yang akrab disapa Pak Shodiq ini mengakui, memang agak sulit memotivasi siswa untuk menulis. Tapi dia mengampanyekan filosofi yang dimiliki bahwa menulis itu harus dimulai dengan segera menuliskannya. "Itu saya ulangi tiap pelajaran Bahasa Indonesia. Hanya dengan memulai menulis, sebuah tulisan akan rampung. Tentang bagus tidaknya itu urusan selanjutnya," tukasnya.
Dan ternyata kata SHodiqin, hasil dari karya anak-anak sangat menakjubkan, unik dan tidak terduga. "Semoga produk ini merupakan langkah awal bagi mereka dalam menulis banyak hal di masa mendatang," tandasnya.
Salah satu siswa kelas XII, MIPA 4, Tara Aulia mengaku senang bisa menghasilkan sebuah novel selama sekolah di SMA Khadijah Surabaya. Walau dia mengaku 'keteteran' namun, novel ini bisa selesai tepat waktu.
"Siswa lebih banyak mengerjakannya di luar jam pelajaran. Tiap minggu (selama tidak ada ujian) saya luncurkan tema tiap bab. Setiap kelas terlebih dulu saya kumpulkan di grup line kelas," ujarnya.
Guru yang akrab disapa Pak Shodiq ini mengakui, memang agak sulit memotivasi siswa untuk menulis. Tapi dia mengampanyekan filosofi yang dimiliki bahwa menulis itu harus dimulai dengan segera menuliskannya. "Itu saya ulangi tiap pelajaran Bahasa Indonesia. Hanya dengan memulai menulis, sebuah tulisan akan rampung. Tentang bagus tidaknya itu urusan selanjutnya," tukasnya.
Dan ternyata kata SHodiqin, hasil dari karya anak-anak sangat menakjubkan, unik dan tidak terduga. "Semoga produk ini merupakan langkah awal bagi mereka dalam menulis banyak hal di masa mendatang," tandasnya.
Salah satu siswa kelas XII, MIPA 4, Tara Aulia mengaku senang bisa menghasilkan sebuah novel selama sekolah di SMA Khadijah Surabaya. Walau dia mengaku 'keteteran' namun, novel ini bisa selesai tepat waktu.
Lihat Juga :