Disepakati, Dana Pilkada Karo Sebesar Rp32 Miliar

Senin, 11 Mei 2015 - 10:16 WIB
Disepakati, Dana Pilkada...
Disepakati, Dana Pilkada Karo Sebesar Rp32 Miliar
A A A
KARO - Biaya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karo yang dijadwal 9 Desember 2015, disetujui sebesar Rp32 miliar.

Persetujuan itu tertera dan ditandatangani bersama dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah( NPHD) di Aula Kantor Bupati Karo, akhir pekan lalu. Perincian penggunaannya yakni Rp21,72 miliar untuk KPU Karo; Rp6,69 miliar untuk panitia pengawas (panwas); dan Rp3,58 miliar untuk Polres Karo.

“Semoga pilkada serentak dapat berjalan damai, aman, dan demokratis. Sebab, pilkada merupakan sarana perwujudan amanat kedaulatan rakyat di daerah untuk menyeleksi dan memilih pemimpin yang dapat menyejahterakan rakyat,” papar Bupati Karo, Terkelin Brahmana, dalam rapat NPHD. Rapat dihadiri juga Muspida Karo, pimpinan KPUD, panwas, dan pimpinan DPRD Karo.

Awalnya, anggaran Pilkada Karo yang diusulkan KPU sebesar Rp25 miliar, digunakan untuk honor KPPS, PPK, petugas TPS, dan operasional lainnya. Selain itu juga digunakan untuk pengadaan alat peraga, bahan kampanye, dan sosialisasi kepada masyarakat.

Sementara Ketua KPU Karo, Benyamin Pinem, menjelaskan jenis kampanye, larangan dan sanksi pelanggaran kampanye bagi kandidat. Larangan misalnya tidak diperbolehkannya kandidat mencetak bahan dan memasang alat kampanye selain yang diperbolehkan KPU.

“Kami juga melarang kandidat memasang ikla kampanye di luar aturan KPU. Jika itu dilanggar, KPU akan memberikan sanksi berupa peringatan tertulis. Bahkan, akan memberikan sanksi tegas bagi kandidat yang melanggar aturan kampanye di pilkada. Paling berat yang dikenakan berupa pembatalan sebagai pasangan calon,”ujarnya. Pemasangan alat peraga, lanjutnya, diatur, diselenggarakan, dan dibiayai KPU. Jadi, spesifikasinya diatur KPU, tetapi desainnya diserahkan kepada masingmasing calon.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD, Efendi Sinukaban, mewakili Ketua DPRD Karo, Nora Else, mengatakan, dana Pilkada Karo 2015 relatif cukup besar dengan jumlah Rp32 miliar. Jumlah itu hampir dua kali lipat dari anggaran Pilkada Karo 2010, berkisar Rp17 miliar.

Riza pinem
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
1 jam yang lalu
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
3 jam yang lalu
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
3 jam yang lalu
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
11 jam yang lalu
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
13 jam yang lalu
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
15 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved