DPRD Simalungun Dituding Mandul Hadapi Perusakan Hutan

Sabtu, 09 Mei 2015 - 12:06 WIB
DPRD Simalungun Dituding...
DPRD Simalungun Dituding Mandul Hadapi Perusakan Hutan
A A A
SIMALUNGUN - DPRD Simalungun dituding mandul dan tidak peduli menghadapi perusakan dan perambahan kawasan Hutan Togur, Dolok Silou, Silau Kahean, Register 18 dan Raya Kahean.

DPRD Simalungun sampai saat ini tidak mampu membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelesaikan permasalahan hutan di Kabupaten Simalungun. “DPRD Simalungun mandul, sampai sekarang hanya mampu berjanji untuk membentuk Pansus terkait perusakan hutan. Jangan-jangan sudah ada konsipirasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan pembiaran terhadap perusakan hutan di tanah Simalungun,” ujar Jahenson Saragih, seorang mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa dan Pemuda (Himapsi) saat rasa di halaman gedung DPRD Simalungun di Pamatang Raya, Jumat (8/5).

Para mahasiswa juga menuntut pertanggung jawaban Dinas Kehutanan Pemkab Simalungun yang dinilai tidak mampu menyelamatkan hutan dari aksi perusakan. Bukatinya, perambahan hutan liar masih terus berlangsung. Meski diterima sejumlah anggota Komisi I DPRD Simalungun yang membidangi kehutanan, para mahasiswa menolak berdialog. Mereka meminta pimpinan DPRD Simalungun yang menerima, supaya pembentukan Pansus direalisasikan.

Dalam unjuk rasa tersebut nyaris terjadi bentrok antara mahasiswa dengan pihak kepolisian yang melakukan pengamanan. Para mahasiswa memaksa menerobos pintu masuk ruang pimpinan DPRD Simalungun yang terkunci.

Karena tidak diberikan kesempatan untuk menanggapi aspirasi yang disampaikan para pengunjuk rasa, sejumlah anggota Komisi I DPRD Simalungun, di antaranya Jhon MT Saragih, Balker Haloho, Rospitas Sitorus, dan Blanton Sinaga meninggalkan pengunjuk rasa. Para mahasiswa mengancam akan terus menduduki gedung dewan dan mengerahkan massa dengan jumlah yang lebih besar lagi jika Pansus permasalahan hutan tidak dibentuk DPRD Simalungun.

Sementara itu Sekretaris Komisi I DPRD Simalungun, Balker Haloho mengatakan, pembentukan Pansus, sudah disampaikan secara lisan kepada pimpinan dewan dan masih menunggu tindak lanjutnya. “Secara lisan pembentukan Pansus sudah disampaikan kepada pimpinan DPRD Simalungun, tinggal menunggu tindak lanjutnya,” kata Balker singkat.

Ricky hutapea
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
30 menit yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
44 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
53 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
59 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved