Keraton Surakarta Tak Ingin Campuri Polemik Keraton Ngayogyakarta

Rabu, 06 Mei 2015 - 20:52 WIB
Keraton Surakarta Tak...
Keraton Surakarta Tak Ingin Campuri Polemik Keraton Ngayogyakarta
A A A
SOLO - Keraton Kasunanan Surakarta (Keraton Solo) tidak akan mencampuri permasalahan yang ada di Keraton Ngayogyakarta, meski antara Keraton Solo dan Ngayogyakarta masih ada kerabat dan sama-sama keturunan Mataram.

Raja Keraton Solo Pakubuwana XIII Hangabehi melalui pengacaranya Fery Firman Nurwahyu, menilai Sultan Hamengku Buwono X atau Sultan Hamengku Bawono X bisa menyelesaikan masalah yang mendera saat ini.

Menurutnya, setiap masalah bisa diselesaikan dengan baik, dengan cara musyawarah antarkeluarga dan kerabat keraton.

Sehingga, dalam kondisi ini pihak Keraton Surakarta tidak akan mencampuri masalah pengangkatan GKR Pembayun menjadi putri mahkota. Pihaknya hanya bisa mendoakan agar polemik yang terjadi tersebut bisa diselesaikan dalam waktu dekat ini. (Baca: GKR Pembayun Dinobatkan sebagai Putri Mahkota?).

"Urusan di Keraton Ngayogyakarta biar diselesaikan di sana, begitu pula urusan Keraton Solo akan diselesaikan dengan keluarga di Solo," ucapnya kepada KORAN SINDO, Rabu (6/5/2015) malam.

Pihaknya juga menyebutkan, jika ada kerabat atau abdi dalem Keraton Surakarta ikut campur dalam permasalahan itu, dipastikan hal itu di luar perintah sang raja. Sebab, raja tidak menyuruh abdi dalem untuk berkomentar terkait kisruh Keraton Ngayogyakarta.

"Tadi Gusti Moeng datang ke Jogja dan berkomentar macam-macam, itu kami nilai tidak pas, lha dirinya saja hanya abdi dalem kok ikut campur urusan orang lain dan mengatasnamakan Keraton Solo."

Diberitakan sebelumnya, pihak Keraton Surakarta melalui Putri Kesultanan Surakarta XII Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Wandansari, mengaku tersinggung dengan apa yang dilakukan Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. Langkah Sri Sultan HB X menghilangkan sebutan Hamengku Buwono dan Khalifatulloh dinilai merusak tatanan leluhur mereka, yaitu Kerajaan Mataram. (Baca: Putri Keraton Surakarta Tersinggung Ulah Sultan HB X).
(zik)
Berita Terkait
Keseriusan Pemerintah...
Keseriusan Pemerintah Jaga Cagar Budaya Dipertanyakan
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Kisah Pakubuwono III...
Kisah Pakubuwono III Dikejar Putri Madura Sambil Menghunus 2 Pusaka, Lari Terbirit-birit hingga Celananya Lepas
Makna Beragam Sekaten,...
Makna Beragam Sekaten, Salah Satunya Syahadatain
8 Peninggalan Kerajaan...
8 Peninggalan Kerajaan Mataram Islam, dari Masjid Agung Kauman hingga Benteng Vastenburg
Siasat Licik Belanda...
Siasat Licik Belanda Memecah Mataram hingga Bikin Konflik usai Perjanjian Giyanti
Berita Terkini
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
2 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
5 jam yang lalu
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
6 jam yang lalu
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
12 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
14 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved