17 Pria Hidung Belang dan 3 PSK Terjaring Razia

Jum'at, 01 Mei 2015 - 23:25 WIB
17 Pria Hidung Belang...
17 Pria Hidung Belang dan 3 PSK Terjaring Razia
A A A
POLMAN - Sebanyak 17 lelaki hidung belang dan tiga Pekerja Seks Komersial (PSK) dibekuk jajaran Polres Polewali Mandar (Polman) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dari gubuk di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Polman,

Saat razia, sejumlah pengunjung lokasi prostitusi yang terletak di tengah pusat kota Wonomulyo ini, langsung berhamburan untuk melarikan diri.

Bahkan, beberapa di antaranya harus kembali ke rumah dengan kondisi bermandikan lumpur karena terjatuh, di areal persawahan warga saat berupaya meloloskan diri dari petugas. Meski demikian, aparat tidak pulang dengan tangan kosong.

Sebanyak 17 lelaki hidung belang dan tiga PSK diamankan polisi. Petugas juga mengamankan beberapa wanita lainnya yang diduga bertindak sebagai germo dalam bisnis haram tersebut.

Kapolres Polman AKBP Agoeng Adi Koerniawan mengatakan, mereka yang terjaring razia berasal dari berbagai latar belakang berbeda. Dari hasil identifikasi kartu pengenal, sebagian besar berasal dari luar daerah.

“Saat ini, mereka kami amankan untuk diminta keterangan lebih lanjut. Begitupun ketiga wanita dan dua wanita lainnya yang diduga sebagai pemilik bisnis itu,” tutur Agoeng, kepada wartawan, Jumat (1/4/2015).

Dikatakan kapolres, pelaksanaan razia tersebut merupakan salah satu upaya pihak kepolisian dalam menciptakan situasi aman. Selain itu, untuk mengantisipasi dan menghindari merebaknya penyakit masyarakat, khususnya prostitusi.

Perwira berpangkat dua melati ini juga mengatakan, berdasarkan catatan kepolisian, tiga PSK yang berhasil diamankan ternyata sudah pernah terjaring razia.

“Sebelum dibebaskan, terlebih dahulu mereka akan diberikan pembinaan. Tentunya, agar tidak mengulangi pekerjaan haram itu,” tutur Agoeng.

Di tempat yang sama, Camat Kecamatan Wonomulyo, Umbar mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemkab dalam menghentikan praktik prostitusi di wilayah pemerintahannya.

Umbar juga meminta kepada para penghuni lokalisasi untuk menghentikan aktivitasnya, serta membongkar lokasi mesum tersebut. “Kalau tidak diindahkan, dalam tiga sampai seminggu kedepan, kami akan melakukan pembongkaran paksa,” tegasnya.
(san)
Berita Terkait
Belasan Pelajar dan...
Belasan Pelajar dan Mahasiswa Diamankan dari Penginapan
Terima Laporan Masyarakat,...
Terima Laporan Masyarakat, Polsek Medan Baru Cek Langsung Diskotek dan Spa
Asyik, Kena Razia Pekat...
Asyik, Kena Razia Pekat Malah Diberi Sembako
Malam Ramadhan, Belasan...
Malam Ramadhan, Belasan Pelajar dan Mahasiswa 'Indehoy' di Penginapan
Dicokok Aparat saat...
Dicokok Aparat saat Nongkrong dan Mabuk Lem, ABG Cowok Ini Mewek
Kapolda Sumut Minta...
Kapolda Sumut Minta Jajarannya Bersama TNI Gelar Patroli Skala Besar di 4 Daerah Ini
Berita Terkini
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
49 menit yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
57 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
1 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
1 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved