Polisi Jangan Hentikan Kasus Pembunuhan Sepasang Calon Pengantin

Senin, 27 April 2015 - 18:43 WIB
Polisi Jangan Hentikan...
Polisi Jangan Hentikan Kasus Pembunuhan Sepasang Calon Pengantin
A A A
DOLOK SANGGUL - Keluarga besar Simbolon di Humbang Hasundutan (Humbahas) menyatakan belum puas dengan temuan mayat AM yang diduga sebagai pelaku pembunuhan sepasang calon pengantin Ojak Purba (33) dan Ospi Simbolon (28).

Pihak keluarga Simbolon terus mendesak pihak kepolisian agar melakukan pengusutan terhadap kematian putri mereka yang akan menikah pada awal Mei 2015.

Perwakilan keluarga besar Simbolon di Humbahas, Erikson Simbolon mengatakan, temuan mayat AM yang dinyatakan bunuh diri di Tobasa belum jadi jawaban final atas kematian putri mereka, Ospi Simbolon.

Keluarga besar Simbolon telah mendatangi Polres dan meminta pihak Polres terus melakukan pengusutan atas kematian anak gadis yang akan dinikahkan di Gereja HKBP Pargodungan tersebut.

"Kita mengharapkan ada pengembangan yang lebih baik atas pengungkapan kasus ini. Jadi kita berharap kepolisian jangan berhenti hanya sebatas pada penemuan AM yang sudah gantung diri di Tobasa," jelasnya kepada Sindonews, Senin (27/4/2015).

Dalam keterangan pers keluarga besar Simbolon di Lintong Coffe, Dolok Sanggul, Erikson Simbolon memaparkan bahwa pihak keluarga menduga kematian putri mereka tidak hanya dilakukan satu orang. Selain AM yang diduga sebagai pembunuh, masih ada orang lain yang memiliki peran. (Baca: Polisi Duga AM Pembunuh Sepasang Calon Pengantin).

Karena itu, keluarga Simbolon tidak akan menyetujui dikeluarkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap kasus kematian putri mereka.

"Memang belum ada pernyataan akan di- SP3-kan oleh Polres Humbahas. Tetapi kita berharap itu jangan sampai terjadi sampai semua dinyatakan tuntas," terangnya.

Secara khusus, Erikson mengatakan bahwa keluarga inti dari Ospi masih mendapat pendampingan keluarga Simbolon dari Pangururan, Samosir. Sehingga, yang diizinkan memberikan keterangan hanya perwakilan keluarga Simbolon di Humbahas.

"Kami tidak akan membiarkan kasus ini berhenti sebatas temuan mayat AM," tegasnya.
(zik)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
39 menit yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
2 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
3 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
3 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
3 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
4 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved