Angkat Bahasa Jawa

Sabtu, 25 April 2015 - 10:37 WIB
Angkat Bahasa Jawa
Angkat Bahasa Jawa
A A A
SEMARANG - Mahasiswi Fakultas Bahasa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Nafisa Syahida Rahmadani akan mempresentasikan penelitiannya tentang Bahasa Jawa pada sebuah konferensi internasional yang digelar di Universitas Ubudiyah Indonesia- Banda Aceh 27-28 April mendatang.

Konferensi internasional itu bernama International Joint Conflaysia, Bangladesh, serta Irlandia (IJCIMBI). Pada penelitian yang akan dipresentasikan itu, Nafisa mengangkat tema “Dont Let Javanese Language Become Extinct by Using Javanese Language to Preserve Cultural Heritage of Indonesia In Java Youth Scope”. Tema tersebut sengaja diangkat oleh mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris ini karena rasa keprihatinannya atas penguasaan Bahasa Jawa secara benar oleh generasi muda saat ini.

“Bahasa Jawa itu memiliki keunikan tersendiri. Dari tatanan bahasanya mengenal tingkatan dari mulai ngoko (kasar), kromo (halus), dan kromo inggil (sangat halus) yang harus dipakai ketika berhadapan dengan lawan bicara yang berbeda-beda.Namun, kini Bahasa Jawa terasa ‘asing’ bagi generasi muda saat ini karena perkembangan zaman dan pengaruh budaya asing. Untukitu, perlu dipopulerkan kembali penggunaan Bahasa Jawa ini, termasuk melalui konferensi internasional ini,” katanya seusai pelepasan dirinya oleh kampus Unissula untuk mengikuti konferensi tersebut kemarin

Wakil Rektor bidang kemahasiswaan Unissula Sarjuni mengatakan IJCIMBI merupakan ajang bergengsi yang dapat diikuti oleh peneliti-peneliti muda dari berbagai negara yang tergabung di dalamnya. Konferensi tersebut di ikuti oleh sekitar 100 mahasiswa, baik dari dalam maupun luar negeri. “Mereka akan berlomba mempresentasikan hasil penelitian mereka dan dari hasil penelitian yang terbaik akan diterbitkan pada jurnal internasional,” katanya.

Pengiriman delegasi dari Unissula pada kegiatan akademik seperti konferensi itu dinilai sangat penting. Kemampuan mahasiswa berdiplomasi akan terasah, semakin cakap terlibat pada forum internasional untuk berorganisasi, serta mampu menambah wawasan tentang isu-isu pendidikan berskala internasional.

“Selain itu, melalui kegiatan ini, mereka bisa belajar berkompetisi dengan argumen terbaik. Dan tak kalah penting adalah peserta bisa membangun jaringan kerja sama pada level internasional. Ini sesuai dengan visimisi Unissula yang ingin menunjukkan reputasinya pada dunia internasional, yakni sebuah perguruan tinggi menuju universitas bereputasi internasional berbasis Islam (world class Islamic university ),” ungkapnya.

Susilo himawan
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
14 menit yang lalu
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
45 menit yang lalu
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
9 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
9 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
10 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
3 Kekuatan Mengerikan...
3 Kekuatan Mengerikan Harimau Jawa, dari Gigitan hingga Cakar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved