Penyidik Panggil Pihak Terkait

Kamis, 23 April 2015 - 08:45 WIB
Penyidik Panggil Pihak...
Penyidik Panggil Pihak Terkait
A A A
MALANG - Temuan Komisi D DPRD Kabupaten Malang terkait dugaan penyimpangan pada pengerjaan proyek Pasar Sumedang terus berlanjut.

Penyidik Polres Malang bahkan dalam waktu dekat segera memanggil pihak-pihak terkait untuk meminta klarifikasi terkait pekerjaan yang diduga tak sesuai bestek itu. KepalaSatreskrimPolresMalang AKP Wahyu Hidayat mengatakan, pemanggilan terhadap pihak-pihak yang terlibat langsung dalam proyek itu, bakal dilakukan setelah penyidik selesaimelakukanpemeriksaanfisik terhadap proyek tersebut.

”Pihak Polres sudah melakukan penyelidikandanmulaimelakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait,” kata Wahyu kemarin. Meski tidak merinci siapa saja pihak yang dimaksud, salah satu pihak yang dianggap paling bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek senilai Rp5,2 miliar itu tidak lain kontraktor pelaksana atau rekanan pemenang tender. Namun, ditanya soal itu, Wahyu hanya menjawab diplomasi.

Menurut dia, semua pihak terkait akan dipanggil, termasuk sang rekanan. Proyek Pasar Sumedang mengundang reaksi Komisi D DPRD Malang, setelah melakukan investigasi langsung ke lokasi proyek. Anggota Komisi D Muslimin menemukan, pada pemasangan tiang pancang dari beton terdapat sambungan. Kira- kira satu meter ke atas, beton disambung dengan batu bata.

Kecurigaan mencuat karena cor bata ambruk sehingga batu bata tampak kasat mata. Ketua Fraksi PKB ini kemudian mengambil langkah politis dengan membawa hasil temuan ke Komisi D. Namun, sebelum komisi bertindak, penyidik Polres Malang sudah turun ke lokasi melakukan penyelidikan. Di sini gayung bersambut. Investigasi Dewan berimplikasi hukum. Rekanan PT Tirta Kencana Abadi, Sahid Munief, yang ditemui terpisah, mengatakan, pihaknya tidak gentar jika polisi mau menyelidiki proyek itu.

”Silakan saja kalau polisi mau menyelidikinya,” kata Sahid. Dia berkeyakinan proyek Pasar Sumedang sudah dikerjakan sesuai bestek. Dia juga mengklaim pekerjaan itu telah diperiksa Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Yosef naiobe
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
Respons Jubir Militer...
Respons Jubir Militer Hamas Terkait Pemimpin Baru Yahya Sinwar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved