Padukan Kebaya Jawa dan Lampung

Minggu, 19 April 2015 - 09:10 WIB
Padukan Kebaya Jawa...
Padukan Kebaya Jawa dan Lampung
A A A
SURABAYA - Gelaran Exotica Kebaya tengah berlangsung dalam beberapa hari ini. Kemarin giliran puluhan peserta lomba desain kebaya yang menunjukkan hasil desainnya.

Tema beauty kebaya yang diusung kali ini diaplikasikan para peserta dalam berbagai desain kebaya modern. Sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, peserta kali ini diuji untuk mendesain kebaya kutu baru atau kebaya kartinian yang notabene adalah kebaya tradisional. Tetapi, setiap peserta ditantang untuk menampilkan kebaya kutu baru dengan modifikasi yang sesuai dengan ide mereka masing-masing.

Salah satu peserta, Mohammad Adnan Habibi, mencoba mengaplikasikan desain kebaya kutu baru dengan konsep percampuran dua budaya, yakni Jawa dan Lampung. Pria yang akrab disapa Arby ini mengaku tertantang mendengar tema kebaya kutu baru hingga akhirnya mencari tahu dan mulai mencari bahan untuk kebaya kutu barunya.

Pilihannya kemudian jatuh pada kain batik hitam khas Lampung dan kain jumputan warna-warni. Dia sengaja memilih kain batik karena memang menyukai kain khas Nusantara, selain ingin mengenalkan kain batik khas Lampung yang polosan dan bermotif pada bagian pinggirnya saja.

“Kalau kita lihat kan, pada tiap pinggirannya, baik di lengan, bawahan, ataupun dada terdapat motif warna cokelat. Motif ini bukan detailnya, tetapi memang asli bawaan kainnya sudah seperti itu, tinggal pengaturan cutinnya saja seperti apa?,” kata Arby seusai penjurian di Atrium Royal Plaza Surabaya kemarin.

Untuk potongan, Arvy menggunakan potongan kebaya bawahan pendek dan atasan lengan 7/8. Busana ini tampil simpel, tetapi elegan sehingga cocok digunakan untuk acara kasual maupun resmi. Apalagi, jika dikenakan anak muda, sangat cocok karena memang sengaja didesain dengan gaya muda. Konsep modern yang diaplikasikan Arby juga bisa dilihat dari bentuk detail yang digunakan.

Mamik wijayanti
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Detik-Detik Selebgram...
Detik-Detik Selebgram yang Aniaya Warga Brunei hingga Tewas Dibekuk
6 menit yang lalu
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Sapi dan 10 Kambing untuk Iduladha 2026
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan KEK MNC...
MNC Peduli dan KEK MNC Lido City Salurkan 11 Hewan Kurban ke Warga Bogor
2 jam yang lalu
Seskab Teddy Borong...
Seskab Teddy Borong 35 Sapi Boyolali, Peternak Lokal: Alhamdulillah Sangat Terbantu
3 jam yang lalu
Ratusan Warga Salat...
Ratusan Warga Salat Iduladha di Balai Kota Jakarta, Dihadiri Wagub Rano Karno
3 jam yang lalu
BRI Insurance dan PNM...
BRI Insurance dan PNM Tanam 7.000 Mangrove di Makassar
11 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved