Pesan Terakhir Karni kepada Suami

Kamis, 16 April 2015 - 03:04 WIB
Pesan Terakhir Karni...
Pesan Terakhir Karni kepada Suami
A A A
BREBES - Sebulan sebelum dieksekusi mati, Karni (37) bertemu suaminya, Dartin (40). Karni pun menyampaikan pesan terakhir.

Dartin masih ingat jelas pesan yang disampaikan istrinya, Karni, saat bertemu di ruang besuk Penjara Yanbu, Jeddah, Arab Saudi, pada 13 Maret 2015. Saat itu, Karni berpesan agar Dartin menjaga ketiga anaknya.

"Selain itu, dia minta agar sekolah anaknya jangan sampai berhenti," kata Dartin dengan bahasa sunda, saat ditemui KORAN SINDO di rumahnya di RT 02 RW 03 Desa Karangjunti, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Kamis (16/4/2015) malam.

Pertemuan yang berlangsung hanya sekitar 10 menit tersebut merupakan pertemuan terakhir suami-istri tersebut. Kemarin, sekitar pukul 10.00 waktu Arab Saudi, Karni menyusul Zaenab, TKI asal Bangkalan, Jawa Timur, yang sudah lebih dulu dieksekusi Pemerintah Arab Saudi.

Di tengah-tengah kedatangan staf Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), pejabat Pemkab Brebes, dan sejumlah tetangganya yang menyampaikan dukacita, Dartin tampak lebih banyak diam. Raut wajah pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani itu menunjukkan sudah pasrah dengan nasib yang menimpa sang istri.

Ayah Karni, Medi (80), yang juga ikut dalam pertemuan yang difasilitasi Kemenlu itu mengungkapkan, saat itu Karni meminta maaf dan sudah pasrah dengan eksekusi hukuman mati yang akan dijalaninya.

Ibu tiga anak tersebut hanya bisa menyerahkan upaya terakhir kepada pemerintah. "Kami saling berangkulan dan meminta maaf," tutur Medi.

Seperti diketahui, Pemerintah Arab Saudi dilaporkan telah mengeksekusi WNI bernama Karni bin Medi Tarsim, asal Brebes, Jawa Tengah.

Karni dijatuhi hukuman mati pada tahun 2013 karena membunuh seorang bayi. Eksekusi terhadap Karni dilakukan setelah pihak keluarga korban enggan memberikan maaf kepada Karni.
(zik)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
20 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
29 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
35 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
48 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
1 jam yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
1 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Menolak Bayar...
Ukraina Menolak Bayar Utang Rp5.705 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved