Media Sosial Ubah Pola Marketing Prostitusi

Kamis, 16 April 2015 - 13:30 WIB
Media Sosial Ubah Pola...
Media Sosial Ubah Pola Marketing Prostitusi
A A A
DEPOK - Kehadiran media sosial telah mengubah banyak hal di antaranya pekerja seks komersial (PSK). Keberadaan dunia maya berdampak pada pola marketing dan transaksi PSK.

Sosiolog dari Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati menjelaskan, kehadiran dunia maya telah mengubah banyak hal di antaranya profil, cara transaksi, pola marketing para pelaku prostitusi online. Menurut Devie, di masa lalu, para pelakunya didominasi oleh individu dengan latar belakang pendidikan rendah, berangkat dari keluarga tidak mampu, dan menjadikan prostitusi sebagai pekerjaan tetap.

Berdasarkan riset di luar negeri, kata dia, dengan adanya sarana dunia maya para penjaja seks komersial ini dapat berasal dari berbagai kalangan. “Termasuk kalangan berpendidikan, ibu rumah tangga, mahasiswi,”jelas Devie, Kamis (16/4/2015).

Devie melanjutkan, dalam riset di negara lain, banyak penjaja seks yang melakukannya saat sedang membutuhkan tambahan uang saja. Bukan karena benar–benar berada dalam kondisi papa. Dengan sifat dunia online yang anonim, maka membuat para penjaja seks ini merasa nyaman.

“Tanpa khawatir diketahui oleh banyak pihak bahwa dia pernah melakukannya di kesempatan tertentu. Yang sesuai dengan pilihan dirinya,” ungkapnya. Devie menilai prostitusi dengan kapitalisasi bisnis yang besar telah mendorong para pelaku di industri ini untuk terus melakukan inovasi.

“Inovasi paling mutakhir ialah dengan masuk ke dunia maya,” ujarnya. Devie menilai dunia maya jauh lebih strategis bagi penggunanya untuk lebih bebas memilih yang ingin mereka pilih. Dunia maya menjanjikan banyak kemudahan bagi para penggunanya.

“Prostitusi dunia maya memberikan kemudahan termasuk penjaja seks. Kecepatan, kerahasiaan, keterbukaan untuk mengakses banyak "calon" klien, murah menjadi daya tarik dunia maya,” ungkapnya.
(whb)
Berita Terkait
Dea Raup Rp15 Juta per...
Dea Raup Rp15 Juta per Bulan dari Prostitusi Online
Polisi Bongkar Prostitusi...
Polisi Bongkar Prostitusi Online di Bogor, Korbannya Selebgram hingga Putri Kebudayaan
Cynthiara Alona Buka...
Cynthiara Alona Buka Baju dan Celana Sebelum Jadi Tersangka Prostitusi
Jual 2 Gadis Belia untuk...
Jual 2 Gadis Belia untuk Layanan Ranjang, Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi
Mau Tahu, Segini Tarif...
Mau Tahu, Segini Tarif Prostitusi Online di Hotel Milik Artis Cynthiara Alona
Sepi Selama Pandemi,...
Sepi Selama Pandemi, Artis Cynthiara Alona Sengaja Jadikan Hotelnya Tempat Prositusi
Berita Terkini
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
22 menit yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
43 menit yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
2 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
4 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
6 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
7 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved