TNI AL-US Navy Simulasi SAR Kapal Selam

Rabu, 15 April 2015 - 10:04 WIB
TNI AL-US Navy Simulasi...
TNI AL-US Navy Simulasi SAR Kapal Selam
A A A
SURABAYA - Sepanjang beroperasinya Satuan Kapal Selam selama 50 tahun di negaranya, Tentara Angkatan Laut Amerika (US Navy) kehilangan 400 personel.

Ini dipicu insiden kapal selam yang hilang saat menjalankan tugas. Kondisi ini melatarbelakangi US Navy terus meningkatkan kecanggihan kapal selam. Selain itu, meningkatkan kemampuan Search and Rescue (SAR) untuk mencapai standar kemampuan operasi kapal selam penyelamat.

Baik yang menyangkut aset nasional maupun aset submarine dari negara lain yang telah dikoordinasikan oleh organisasi internasional. Dalam mengasah kemampuan SAR Kapal Selam, US Navy banyak menggandeng Angkatan Laut dari banyak negara di dunia. Salah satunya dengan Satuan Kapal Selam TNI Angkatan Laut.

Kerja sama antara US Navy dan TNI AL terlihat dari kedatangan Commander Submarine Groub 7 US Navy Rear Admiral Lower, Bill Merz, di Pusat Latihan Kapal Perang (Puslat Kaprang), Kolatarmatim, Ujung, Surabaya, kemarin.

Bill Merz beserta enam personelnya disambut Panglima Komando Armada RI kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Darwanto. Turut mendampingi Komandan Guspurla Koarmatim Laksamana Pertama TNI ING Ariawan, Komandan Guskamla Koarmatim Laksamana Pertama TNI Robvert Wolter Tapangan, para asisten, Kasatker, Komandan Satuan Kapal, dan para Komandan Unsur. ”Ini latihan bersama bertajuk Submarine Rescue Exercise. Ini merupakan table talk exercise,” kata Darwanto, kemarin.

Perwira tinggi bintang dua ini menyatakan selama 50 tahun beroperasinya Satuan Kapal Selam Amerika Serikat ada 400 personel hilang. Kendati demikian, Darwanto mengakui Kapal Selam US Navy didukung peralatan canggih. Bahkan, dilengkapi pesawat yang bisa menerobos air dan terbang jika terjadi sesuatu darurat dalam kapal selam.

Kapal selam TNI AL boleh kalah canggih dengan US Navy. Namun dari sisi insiden dan korban, Satuan Kapal Selam TNI AL jauh lebih sedikit. Ini yang menjadi latar belakang lain US Navy menggandeng dalam kerja sama.

Latihan kemarin lebih bersifat simulasi dengan memanfaatkan laptop dan internet. Namun kekuatan kapal perang dan selam dilibatkan dua pihak dalam simulasi. ”Kita mendapat undangan ke Guam (pangkalan kapal selam US Navy). Tahun 2017, kita menjadi tuan rumah konferensi kapal selam sedunia,” kata Darwanto.

Sementara Commander Submarine Groub 7 US Navy Rear Admiral Lower, Bill Meru, mengaku senang bisa kerja sama dengan TNI AL. Latihan ini bisa untuk menerapkan hubungan dinamis antara Indonesia dan AS.

Soeprayitno
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
15 menit yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
2 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
9 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved