Lima Jam Menikmati Tarian, Musik, Puisi, dan Lukis

Rabu, 15 April 2015 - 09:57 WIB
Lima Jam Menikmati Tarian,...
Lima Jam Menikmati Tarian, Musik, Puisi, dan Lukis
A A A
MALANG - Hari Musik dan Hari Tari Sedunia dirayakan mahasiswa, dosen, seniman, dan pelajar dengan penampilan atraktif tarian, musik, nyanyian, puisi dan lukisan di jalanan kampus Universitas Negeri Malang (UM). “Inilah seni.

Semuanya menyatu. Tidak ada yang terkotak- kotak,” ujar Robby Hidajat, dosen tari program studi tari Fakultas Sastra UM kemarin. Kegiatan ini merupakan sebuah rangkaian ziarah tanah leluhur, sekaligus ucap syukur atas limpahan berkah yang sudah diturunkan Yang Kuasa kepada manusia. Melalui seni, semua makhluk diajak menghayati, meramaikan, dan membangun hubungan dengan tanah leluhur yang dipijak.

Kegiatan ini diawali dengan Suguh, yakni acara persembahan yang ditampilkan dalam bentuk seni musik. “Musik adalah kesenian tertua di dunia. Semua manusia, begitu lahir akan mengeluarkan suara tangisan. Suara itu adalah bentuk kesenian musik,” kata Robby.

Setelah Suguh dilanjutkan dengan acara tolak bala. Rombonganpenari, pemusik, pelukis, dan pembaca puisi, berjalan dari Fakultas Sastra menuju Menara UM. Di sini, para seniman menggelar acara menolak bala dalam bentuk tarian mengusir Leak. Leak digambarkan sebagai sebuah makhluk jahat yang mengganggu kehidupan manusia.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan upacara kesuburan, sebuah upacara ucap syukur atas berkah yang diberikan Yang Kuasa. Upacara kesuburan dilanjutkan di depan kantor Rektorat UM dengan menampilkan tarian yang mengisahkan Mahabarata dengan judul Gendari Bowo Rogo. “Tarian yang menggambarkan kejujuran manusia melalui suara tubuh,” kata Robby.

Rangkaian upacara ditutup dengan tarian bersama di atas kanvas sepanjang 100 meter. Sepanjang rangkaian upacara, juga dibacakan puisi setebal 100 halaman. “Penutupnya memainkan gerak tarian, bersama melukis di atas kanvas, dan diiringi irama musik. Tujuannya, kita menyatu, menikmati seni tanpa terkotak-kotak,” ujar Robby, yang juga menjadi koreografi dalam rangkaian tarian ini.

Seluruh rangkaian tarian dilaksanakan selama lima jam, mulai pukul 07.00–11.00 WIB. Setelah seluruh rangkaian tarian selesai dilakukan, dilanjutkan dengan ziarah ke makam para seniman tari di Malang, yaitu makam Mbah Reni di Polowijen Kota Malang. Berdasarkan catatan sejarah dari Belanda, Mbah Reni diduga menjadi seniman tari topeng Malangan tertua.

Makam seniman lainnya yang diziarahi, yaitu makam Munawi di Kedalsari Kota Malang; makam Rasimun di Tumpang Kabupaten Malang; makam Karimun di Pakisaji Kabupaten Malang; dan makam Katam di Gadingkasri Kota Malang. Para seniman yang sudah wafat itu telah mengabdikan dirinya untuk dunia seni.

Aksi penggabungan seni tari, musik, dan lukis, dalam memperingati hari musik dan hari tari itu, menurut Ketua Program Studi Seni Tarik dan Musik Fakultas Sastra UM Wara Suprihatin, sudah dilaksanakan sejak 2010 silam. “Kegiatan ini diikuti 500 orang lebih, terdiri dari mahasiswa, seniman, dosen, dan pelajar,” ujar dia.

Yuswantoro
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
24 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
41 menit yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
7 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
8 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved