Garuda Indonesia Travel Fair Obral Tiket ke Luar Negeri

Sabtu, 11 April 2015 - 10:57 WIB
Garuda Indonesia Travel...
Garuda Indonesia Travel Fair Obral Tiket ke Luar Negeri
A A A
MEDAN - Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) kembali hadir di Kota Medan. Sebanyak 11 biro perjalanan dan tiga subagen mengikuti GATF 2015 yang akan berlangsung hingga 12 April 2015.

Dalam kegiatan ini Garuda Indonesia menawarkan berbagai promosi menarik di antaranya diskon tiket domestik dan internasional hingga 20% untuk seluruh kelas yang tersedia. Seperti penerbangan Garuda Indonesia Kualanmu - London hanya USD 1,085, Kualanamu- Beijing USD604, dan Kualamu- Perth, Australia USD605.

Tidak hanya itu, Garuda Indonesia juga menyiapkan program promosi menarik bagi para pengunjung GATF 2015, di antaranya bestdealprice untuk tiket domestik, super saving untuk tiket internasional, buy 1 get diskon 75% untuk dua orang penumpang business class , buy 1 get diskon 50% untuk dua orang penumpang businessclass rute Kualanmu- Jeddah, buy 2 get diskon 50% untuk tiga orang penumpang economy class rute Kualanamu-Jeddah, serta lucky draw upgrade instant Garuda Miles.

Garuda Indonesia menargetkan 3.000 pengunjung selama kegiatan berlangsung dengan nilai transaksi Rp26 miliar. Target transaksi ini meningkat tajam dari transaksi GATF 2014 yang hanya Rp19 miliar. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan promosi wisata Sumatera Utara (Sumut). “Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sangat menyambut baik Garuda Indonesia Travel Fair ini.

Semoga melalui acara ini dapat mendatangkan wisatawan asing lebih banyak lagi ke Sumut. Karena Sumut memiliki potensi wisata yang banyak, seperti di Kota Medan dikenal dengan wisata heritagenya dan kita punya Danau Toba, danau terbesar di dunia,” ujar Wakil Gubernur Sumut T Erry Nuradi saat membuka GATF 2015 di mal Centre Point, Jalan Jawa, kemarin.

Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Sumut, T Erri Nuradi mengimbau, agar pihak maskapai penerbangan bersama para pengusaha biro perjalanan, manajemen hotel, dan pemerintah daerah, duduk bersama membahas segala kekurangan yang menyebabkan kunjungan wisatawan ke Sumut lemah. Sebab pendapatan ke kas daerah dari kunjungan wisatawan sangat besar.

Berdasarkan catatan dari Kementerian Pariwisata, setiap wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia menghabiskan uang USD1.500. “Tahun lalu, ada 250 wisatawan asing berkunjung ke Sumut. Tahun ini, kami targetkan 1.000 wisatawan asing. Berarti kalau satu wisatawan asing menghabiskan uang USD1.500 dikali dengan 1.000 orang, maka akan menghasilkan lebih kurang Rp15 triliun.

Itu lebih besar dari APBD Sumut,” ungkapnya. T Erri Nuradi juga mengapresiasi kebijakan Garuda Indonesia yang membuka beberapa rute baru dari Sumut ke sejumlah destinasi lain di Indonesia. “Semoga dengan dibukanya beberapa rute baru dari Sumut ke Aceh dan destinasi lain, dapat membawa wisatawan yang lebih banyak lagi ke Sumut,” katanya.

Sementara Vice President Region 1 Domestik Garuda Indonesia, Rizal Pahlevi mengungkapkan, tujuan pelaksanaan GATF di Kota Medan memang untuk mendukung pemerintah dalam pengembangan pariwisata dengan cara penyiapan event pariwisata. Garuda Indonesia ingin memfasilitasi masyarakat, khususnya masyarakat Kota Medan dan sekitarnya, agar mendapatkan informasi mengenai daerah tujuan wisata terbaik di domestik maupun internasional.

Selain itu, memfasilitasi para traveler untuk mendapatkan harga tiket dan paket wisata yang menarik, namun dengan harga terjangkau. Kemudian mengakomodasi tingginya minat masyarakat Kota Medan dan sekitarnya melakukan traveling ke berbagai destinasi menarik di Indonesia yang dilayani oleh Garuda Indonesia.

“Minat para travelers di Kota Medan untuk terbang dengan Garuda Indonesia sangat tinggi. Untuk itu, kami mencoba mengakomodasi minat mereka untuk terbang dengan Garuda Indonesia ke berbagai destinasi menarik dan terbaru di Indonesia, tentu dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Dicky irawan
(bbg)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
37 menit yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
41 menit yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
4 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
6 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved