PDIP Kembali Usung Risma di Pilkada Surabaya 2015

Sabtu, 11 April 2015 - 03:13 WIB
PDIP Kembali Usung Risma...
PDIP Kembali Usung Risma di Pilkada Surabaya 2015
A A A
SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dikabarkan kembali diusung oleh PDI-Perjuangan, bergandengan dengan Ketua DPC PDI-Perjuangan yang juga Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana, di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2015.

Namun, saat dikonfirmasi awak media terkait langkah DPP PDI-Perjuangan yang akan kembali mengusungnya, Risma justru menghindar. Kendati begitu, tampak wajah Risma terlihat gembira.

“Kalau menurut kamu gimana?” ujar Risma, sembari berjalan cepat, di DPRD Surabaya, Jalan Yos Sudarso, Kamis (10/4/2015).

Kabar kembali diusungnya Risma dalam Pilwali Surabaya 2015, saat pertemuan antara Tri Rismaharini dengan Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri, di Bali. Risma diketahui menghadiri Kongres IV PDI-Perjuangan.

Wakil Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, pihaknya tidak mengetahui isi pertemuan antara Risma dan Megawati. Namun, dia meyakini jika hal itu merupakan sinyal baik.

"Risma memakai jas merah, itu menunjukan simbolik sebagai kader PDI-Perjuangan sudah selesai. Namun, persyaratan pencalonan dari kader sendiri masih membutuhkan prosedural resmi. Misalnya, harus punya KTA partai,” terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan, PDI-Perjuangan Kota Surabaya akan tegak lurus, sesuai perintah DPP PDI-Perjuangan, yakni mengamankan kembali kader sebagai pemimpin di daerah.

”Pada prinsipnya, kami akan mendukung dan melanjutkan kepemimpinan yang ada di Surabaya. Selama ini sudah bagus,” katanya.

Terpisah, pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Suko Widodo menilai, Risma merupakan aset partai yang sangat penting di Surabaya. Melepas Risma, PDI Perjuangan akan mengalami kerugian yang sangat besar.

Menurutnya, mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu sudah menjadi simbol keberhasilan PDI-Perjuangan, di Surabaya. Namun, ada yang menjadi persoalan, yaitu komunikasi politik Risma yang buruk.

"Selama ini, komunikasi politik Risma dengan PDI-Perjuangan buntu. Risma akan lebih bagus kalau memperbaiki komunikasinya dengan PDI-Perjuangan," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Debat Perdana, Paslon...
Debat Perdana, Paslon akan Adu Gagasan Soal Surabaya
Jagoan PDIP Dikepung...
Jagoan PDIP Dikepung di Pilkada Surabaya
Tarik Partisipasi Peserta,...
Tarik Partisipasi Peserta, KPU Surabaya Gelar Lomba Mural Pilwali Kota Surabaya
KPU Kota Surabaya Pindahkan...
KPU Kota Surabaya Pindahkan Lokasi Debat Kedua, Ini Alasannya
Pilkada Surabaya, Machfud...
Pilkada Surabaya, Machfud Arifin-Mujiaman Unggul 51,7 Persen
Terobosan Mujiaman Bantu...
Terobosan Mujiaman Bantu Warga yang Kesulitan Air
Berita Terkini
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
1 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
3 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
11 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
11 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
11 jam yang lalu
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved