Wilmar Terbakar, Karyawan dan Warga Berhamburan

Jum'at, 10 April 2015 - 10:25 WIB
Wilmar Terbakar, Karyawan...
Wilmar Terbakar, Karyawan dan Warga Berhamburan
A A A
GRESIK - Area finishing plant PT Wilmar Nabati Indonesia (WNI) terbakar, Rabu (15/4) malam. Tidak ada korban jiwa, namun dugaan kebakaran di lokasi produksi bahan baku sabun dan obat batuk itu disebabkan korsleting listrik.

Informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Tanpa ada sirene peringatan, tiba-tiba api membumbung tinggi. Titik api yang berada di bangunan bagian atas di ketinggian 30 meter sehingga ratusan karyawan berhamburan menjauh dari lokasi api. Warga Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, ring satu juga berhamburan keluar rumah.

”Kami tiba-tiba mendengar warga berteriak bila Wilmar terbakar. Kami keluar rumah karena takut terjadi sesuatu,” ujar Hendi, 26, warga Indro. Hendi menyesalkan tidak ada sirene tanda bahaya kebakaran. Dia menyatakan, seharusnya pabrik sebesar Wilmar harus ada tanda bahaya yang dipakai sebagai tanda sehingga warga ring satu dapat mengantisipasi.

Namun, dalam kejadian kebakaran di Wilmar, warga tahu setelah api membumbung tinggi. ”Kami heran pabrik sebesar Wilmar tidak ada sirene tanda bahaya. Terus SOP-nya bagaimana,” ujar mantan aktivis PMII Gresik itu. Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Iwan Hari Purwanto mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, termasuk di antaranya melakukan olah TKP.

Karena sampai sore kemarin, pihak manajemen PT WNI tidak melaporkan kebakaran itu ke Polres. ”Kami hanya memasang police line setelah kebakaran. Sedangkan untuk olah TKP dengan mendatangkan Labfor Polda Jatimtidakkamilakukan, karena Wilmar tidak melapor atas kebakaran tersebut,” ujarnya.

Humas PT WNI Gresik, Wahib mengatakan, insiden kebakaran mengganggu aktivitas produksi pabrik yang diperkirakan 10%. Tidak ada korban jiwa, namun dia perkirakan sumber api akibat dari hubungan arus pendek yang terjadi di area finishing plant.

Ashadi ik
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
39 menit yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
7 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
7 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
7 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
7 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
7 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved