Motif Pembuatan Bom Banting Tanah Abang Masih Misterius
Kamis, 09 April 2015 - 13:02 WIB
Motif Pembuatan Bom Banting Tanah Abang Masih Misterius
A
A
A
JAKARTA - Hingga kini polisi masih mendalami motif pembuatan bom banting di kawasan Tanah Abang, Jakpus. Sementara, empat warga yang terluka dan dirawat intensif di RS Polri Kramatjati masih berstatus korban.
Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Rikwantoi menjelaskan, hasil sementara penyelidikan tim gabungan Polri, polisi menduga ledakan berasal dari bom. (Baca: Ini Kronologis Ledakan Bom Banting di Tanah Abang)
"Bisa dikatakan bom yang meledak. Tapi itu seperti petasan banting besar, seperti bola tenis," ujar Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (9/4/2015)
Menurut Rikwanto, pihaknya masih menyelidiki asal bom banting yang meledak sore kemarin. Termasuk mendalami motif pelaku pembuat bom yang melukai empat warga tersebut.
"Meledaknya dengan cara apa itu masih diurai, gesekan, bantingan dan lain-lain," katanya.
Rikwanto mengatakan, terkait empat warga yang terluka dan sedang menjalani perawatan, pihaknya mengaku belum bisa menyimpulkan status mereka. Polisi masih menetapkan empat warga itu sebagai korban.
"Asal (bom banting) darimana barang itu ada di situ, untuk kepentingan apa, dibuat kelompok mana, belum (disimpulkan)," tandasnya.
Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Rikwantoi menjelaskan, hasil sementara penyelidikan tim gabungan Polri, polisi menduga ledakan berasal dari bom. (Baca: Ini Kronologis Ledakan Bom Banting di Tanah Abang)
"Bisa dikatakan bom yang meledak. Tapi itu seperti petasan banting besar, seperti bola tenis," ujar Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (9/4/2015)
Menurut Rikwanto, pihaknya masih menyelidiki asal bom banting yang meledak sore kemarin. Termasuk mendalami motif pelaku pembuat bom yang melukai empat warga tersebut.
"Meledaknya dengan cara apa itu masih diurai, gesekan, bantingan dan lain-lain," katanya.
Rikwanto mengatakan, terkait empat warga yang terluka dan sedang menjalani perawatan, pihaknya mengaku belum bisa menyimpulkan status mereka. Polisi masih menetapkan empat warga itu sebagai korban.
"Asal (bom banting) darimana barang itu ada di situ, untuk kepentingan apa, dibuat kelompok mana, belum (disimpulkan)," tandasnya.
(ysw)