Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Rabu, 11 Januari 2023 - 23:30 WIB
loading...
Asrama mahasiswa di Jalan Beringin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dilempari bom molotov oleh OTK, Rabu (11/1/2023) malam. Foto Nur Bone
A
A
A
MAKASSAR - Asrama mahasiswa di Jalan Beringin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK), Rabu (11/1/2023) malam. Akibatnya, seorang mahasiswi mengalami luka di bagian kakinya.
Setiawan, seorang penghuni asrama mengatakan, kejadian pelemparan bom molotov itu terjadi sebanyak dua kali. Saat mereka sedang makan-makan, tiba-tiba mereka dikagetkan dengan terjadi pelemparan bom molotov. Baca juga: Densus 88 Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Tersangka Teror Molotov di Jatiwarna
"Pelemparannya terjadi dua kali. Pelemparan bom molotov ini meninggalkan bekas botol pecah dan jendela gosong akibat terbakar. Ada seorang mahasiswi terluka di bagian kaki akibat kejadian itu," katanya.
Kapolsek Rappocini AKP Yusuf membenarkan telah terjadi pelemparan botol berisi bensin di sebuah asrama. Dia mengatakan, kejadian itu berawal saat para mahasiswa yang ada di dalam duduk besama makan-makan.
"Tiba-tiba, ada botol masuk lewat jendela berisi bensin dan ada percikan api sehingga botol itu pecah di dalam sarama. Para mahasiswa lari ke balakang," katanya. Baca juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan, Pos Polisi Dilempari Bom Molotov hingga Terbakar
Pascakejadian itu, polisi mendatangi lokasi kejadian dan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pelemparan botol tersebut.
Setiawan, seorang penghuni asrama mengatakan, kejadian pelemparan bom molotov itu terjadi sebanyak dua kali. Saat mereka sedang makan-makan, tiba-tiba mereka dikagetkan dengan terjadi pelemparan bom molotov. Baca juga: Densus 88 Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Tersangka Teror Molotov di Jatiwarna
"Pelemparannya terjadi dua kali. Pelemparan bom molotov ini meninggalkan bekas botol pecah dan jendela gosong akibat terbakar. Ada seorang mahasiswi terluka di bagian kaki akibat kejadian itu," katanya.
Kapolsek Rappocini AKP Yusuf membenarkan telah terjadi pelemparan botol berisi bensin di sebuah asrama. Dia mengatakan, kejadian itu berawal saat para mahasiswa yang ada di dalam duduk besama makan-makan.
"Tiba-tiba, ada botol masuk lewat jendela berisi bensin dan ada percikan api sehingga botol itu pecah di dalam sarama. Para mahasiswa lari ke balakang," katanya. Baca juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan, Pos Polisi Dilempari Bom Molotov hingga Terbakar
Pascakejadian itu, polisi mendatangi lokasi kejadian dan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pelemparan botol tersebut.
(don)
Lihat Juga :