Kebaya Tidak Harus Pakai Batik

Selasa, 07 April 2015 - 10:48 WIB
Kebaya Tidak Harus Pakai...
Kebaya Tidak Harus Pakai Batik
A A A
SURABAYA - Desain kebaya identik dengan penggunaan kain batik untuk bawahan atau bagian roknya. Kali ini desainer Djoko Sasongko justru membuat kebaya sedikit berbeda, yakni tanpa menggunakan tambahan kain batik sama sekali.

Kebaya tersebut akan dibawanya dalam event Exotica Kebaya yang digelar 17-19 April di Royal Plaza. Meski tidak menggunakan kain batik, busana rancangan Djoko tetap terlihat anggun. Dia justru memilih kain seperti tafeta untuk bagian bawahannya dengan pilihan warna polos. Hal ini karena Djoko ingin tampil dengan nuansa baru untuk ajang tahunan tersebut.

Pasalnya, pada tahun pertama dan tahun kedua, dia sudah banyak mengeksplor kebaya ready to wear dan kali ini ingin tampil dengan ciri khas kebaya dari konsumennya. Selain itu, bahan seperti tafeta, tulle, dan dutchess menandai adanya modifikasi pada kebaya itu sendiri. ”Bisa dibilang kebaya yang aku bawa kali ini adalah kebaya aku banget.

Maksudnya duludulu sudah sering bawa desain untuk kebaya yang ready to wear, tapi kali ini aku bawa kebaya yang memang pasaranku. Makanya tidak ada kain batik karena memang modifikasi. Bawahan atau roknya saya pakai tafeta warna polos, ditambah detail-detail,” ujar Djoko di lokasi workshop - nya di kawasan Ngagel Tama, Surabaya, kemarin.

Djoko juga menunjukkan beberapa busana kebaya dengan tema Elegant Legacy yang akan dipertunjukkan dalam event Exotica Kebaya 2015 . Ada dua busana yang ditampilkan. Pertama berwarna ungu yang dikenakan Maudy Margaretha dan busana kebaya pink yang dikenakan Lailani Fitrah Ramadhani.

Djoko menjelaskan, kebaya ungu menggunakan potongan pendek untuk bagian atasnya, yakni sebatas sekitaran pinggang. Bagian lengannya tetap panjang seperti kebanyakan kebaya lainnya, hanya bagian rok bawahnya diberi ekor supaya sedikit mengembang. Atasan kebaya menggunakan bahan brokat yang diberi detail berupa brokat, kemudian ditumpuk dengan swaroski dan payet-payet yang dominan berwarna gold dan ungu.

Sedikit berbeda dari busana ungu, untuk busana pink, bagian ekornya justru tersambung dengan atasannya yang memanjang, bahkan mencapai sekitar 1 meter dari roknya. Atasannya juga menggunakan bahan brokat dengan tambahan detail dominan gold dan tentunya payet pink .

Untuk motifnya, Djoko lebih banyak mengangkat motif floral berupa sulur-sulur sehingga terlihat seperti akar yang sedang menjalar. ”Kebaya yang saya desain ini memang untuk kebaya resepsi atau wedding, jadi agak ramai dan dominan gold karena masuk koleksi saya yang serian gold . Kan saya sendiri punya dua serian kebaya, yakni gold dan silver ,” bebernya.

Untuk diketahui, Exotica Kebaya tahun ini akan menampilkan berbagai jenis kebaya baik klasik dan modern. Hampir semua desainer kenamaan Surabaya akan terlibat dalam event tersebut. Selain Djoko, ada pula Ayok Dwipancara, Elok Rege Renapio, Geraldus Sugeng, Lia Afif, Lenny I Vylen, Yuyuk Nurmaisyah, Lita Berlianti, Kharis Kirani, dan masih banyak lagi.

Mamik wijayanti
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
17 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
22 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
28 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
38 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
48 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
2 jam yang lalu
Infografis
Batas Aman Makan Kue...
Batas Aman Makan Kue Lebaran Biar Berat Badan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved