Daya Bendungan Batang Ilung Merosot

Senin, 06 April 2015 - 10:38 WIB
Daya Bendungan Batang...
Daya Bendungan Batang Ilung Merosot
A A A
PADANGLAWAS UTARA - Gubenur Sumatera Utara (Sumut), Gatot Pujo Nugroho, menginstruksikan optimalisasi Daerah Irigasi Batang Ilung seluas 4.194 hektare (ha) di Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta).

Dalam kunjungan kerja ke Bendungan Batang Ilung di Desa Sibagasi, Kecamatan Padang Bolak, Gatot melihat kemampuan Daerah Irigasi Batang Ilung mengairi persawahan semakin merosot. Hal ini disebabkan pengambilan air secara tidakmerata dan pencurian air yang tidak terkendali pada irigasi tersebut.

Optimalisasi mendesak dilakukan karena daerah irigasi itu sangat menentukan tingkat produksi padi Sumut. Ini menjadi bagian dari upaya Sumut mendukung pencapaian target nasional swasembada pangan. “Saya minta segera lakukan langkah-langkah strategis untuk mengatasi persoalan yang terjadi agar Daerah Irigasi Batang Ilung ini dapat lebih optimal mengairi persawahan,” ujar Gatot kepada Wakil Bupati Paluta, Riskon Hasibuan; dan pejabat lainnya, Sabtu (4/4).

Bendungan itu mulai dibangun pada 1983, dan selesai pada 1991/1992 dengan dana pinjaman Asian Development Bank (ADB) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Daerah Irigasi Batang Ilung merupakan daerah dataran memanjang di sebelah kiri dan kanan Sungai Batang Pane yang berada sekitar 90 meter dari permukaan laut. Setelah pelaksanaan konstruksi selesai pada 1992, dan jaringannya dioperasikan, akhirnya terlaksana pola tanam dan musim tanam serentak seluas 4.194 ha.

Namun, sejak 2006 hingga kini, musim tanam tidak lagi bisa dilaksanakan secara serempak karena kemampuan jaringan irigasi mengairi areal sawah sudah berkurang akibat kerusakan jaringan irigasi. Gubernur Sumut meminta Dinas Pertanian dan Badan Koordinasi Penyuluh membina dan mendampingi agar Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) lebih terberdayakan. Dia juga meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumut sebagai pengelola bendungan dan jaringan irigasi, merehabilitasi jaringan irigasi.

“Tentunya masyarakat harus mengambil peran, tidak mengambil air secara liar yang dapat merusak jaringan irigasi sehingga pengairan dapat terlaksana dengan baik, dan areal persawahan dapat terairi secara kontinu,” tuturnya. Menurut Pejabat Pembuat Komitmen Irigasi dan Rawa III DinasPengelolaanSumberDaya Air (PSDA) Sumut, Amat Purba, kerusakan jaringan irigasi disebabkan berbagai hal.

Salah satunya tingginya sedimentasi pada hulu bendungan yang juga menyebabkan tingginya sedimentasi pada saluran induk dan saluran sekunder. Hal ini menyebabkan terjadinya penurunan fungsi jaringan pada saluran induk dan saluran sekunder serta tersier. “Hal lain yang menjadi persoalan adalah pengambilan air ke areal persawahan secara liar dan tidak merata, serta aktivitas pencurian air yang tidak terkendali,” paparnya.

Wakil Bupati Paluta, Riskon Hasibuan, menyambut baik program tanam perdana yang dilakukan. Pertanian merupakan sektor utama yang menopang perekonomian sebagian besar masyarakat Paluta. Hal ini ditunjukkan dengan luas sawah yang mencapai 17.385 ha dengan rata-rata produktivitas mencapai 5,2 ton per ha.

Fakhrur rozi
(ars)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
47 menit yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
2 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
3 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
5 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
5 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
6 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved