Dishub Bantul Akan Bebani Puskesmas Retribusi Parkir

Minggu, 05 April 2015 - 20:08 WIB
Dishub Bantul Akan Bebani...
Dishub Bantul Akan Bebani Puskesmas Retribusi Parkir
A A A
BANTUL - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul akan menarik retribusi parkir di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di seluruh kabupaten ini.

Dishub beralasan, mereka akan menerapkan retribusi parkir karena selama ini target retribusi parkir dari Pemkab juga mengalami kenaikan.

Kepala Dishub Bantul, Suwito mengatakan, selama ini parkir di Puskesmas-puskesmas yang ada di Bantul memang sudah dikenai tarif, hanya saja belum masuk ke kas daerah.

Namun mulai tahun ini, pihaknya akan membebankan retribusi ke pengelola parkir. Dengan demikian, nanti pendapatan retribusi parkir yang dilakukan oleh Dishub Bantul akan meningkat. “Ini konsekuensi karena target kami juga dinaikkan,” tutur Suwito, Minggu (5/4/2015).

Retribusi parkir yang dibebankan kepada pemilik kendaraan juga sama dengan tarif yang ada dalam peraturan daerah (Perda) Perparkiran Kabupaten Bantul.

Untuk kendaraan roda dua alias sepeda motor, Pemkab membebankan biaya Rp1.000 dan untuk mobil biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp2.000. Untuk sepeda onthel, sekitar Rp500 namun bisa saja tidak ditarik retribusi.

Setelah ada tarikan retribusi ke Pemkab, maka layanan parkir di Puskesmas-puskesmas juga ditingkatkan.

Kemungkinan besar, pihak Dishub dan Dinas Kesehatan (Dinkes) akan membangun tempat parkir yang representatif. Sehingga, para pemilik kendaraan tidak mengeluhkan tempat atau lokasi parkir yang tidak memadai.

“Setidaknya ada 27 Puskesmas yang akan dibebani retribusi parkir,” timpalnya.
Suwito mengklaim, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul selaku lembaga yang memiliki otoritas mengatur Puskesmas.

Dan menurutnya, Dinkes tidak keberatan dengan pemberlakuan retribusi parkir tersebut. Suwito beralasan, Dinkes menyetujuinya karena saat ini parkir di Puskesmas sudah semrawut.

Semrawut, karena saat ini tingkat kunjungan di Puskesmas sudah mengalami lonjakan cukup drastis paska pemberlakuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Dengan adanya retribusi dan petugas parkir, maka perparkiran di Puskesmas akan tertata dengan baik.

“Dinkes sudah tidak mempermasalahkan lagi,”klaimnya.

Tahun ini, Dishub dibebani dengan kenaikan target retribusi parkir di semua wilayah Bantul. Tahun lalu, mereka mendapatkan retribusi parkir dari parkir umum sebesar Rp19 juta dan parkir khusus sebesar Rp75 juta.

Tahun ini, pihak Pemkab membebani kenaikan pendapatan tariff parkir khusus sebesar 25% dan parkir umum sebesar 40%.

Septiana salah seorang warga Timbulharjo yang biasa memeriksakan kesehatan anaknya di Puskesmas Sewon I mengaku tidak mempermasalahkan adanya tarif parkir di Puskesmas tersebut.

Hanya saja dia meminta agar nanti pihak Puskesmas menyediakan tempat parkir yang representatif, tidak seperti sekarang ini yang berada di bawah pohon mangga.
“Kalau hujan bisa kehujanan dan bisa-bisa terkena pohon roboh,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Pedagang Pasar Sentral...
Pedagang Pasar Sentral Sinjai Keluhkan Kenaikan Retribusi
Permudah Pembayaran...
Permudah Pembayaran Retribusi Parkir, Pemkab Sleman Luncurkan Aplikasi Parikesit
Dewan Ajak Masyarakat...
Dewan Ajak Masyarakat Kota Makassar Peduli Retribusi dan Pajak
Kecewa Rekrutmen, Ratusan...
Kecewa Rekrutmen, Ratusan Pedagang Pasar Gambar Blitar Ancam Boikot Retribusi
Pembayaran Retribusi...
Pembayaran Retribusi Jakarta Kini Bisa Lewat Aplikasi, QRIS dan Gerai Ritel
Retribusi Sampah Kecamatan...
Retribusi Sampah Kecamatan Ditarget Naik 30 Persen di Tahun 2022
Berita Terkini
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
8 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
8 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
8 jam yang lalu
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
8 jam yang lalu
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
9 jam yang lalu
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
10 jam yang lalu
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved