Sopir Taksi Gagalkan Perampokan di Kembangan

Minggu, 05 April 2015 - 15:30 WIB
Sopir Taksi Gagalkan...
Sopir Taksi Gagalkan Perampokan di Kembangan
A A A
JAKARTA - Seorang sopir taksi berhasil menggagalkan aksi perampokan bersenjata yang dilakukan tiga remaja mabok di kawasan CNI, Kembangan, Jakarta Barat. Ketiga remaja pemabok itu adalah Rendy (19), Zainal Saputra (22), dan Sendy Firmansyah (18) pada Sabtu 4 April 2015.

Kapolsek Kembangan Kompol Sukatma mengatakan, peristiwa itu bermula saat ketiga pelaku minta dianter ke daerah Kembangan dari kawasan Tomang, Jakarta Barat menggunakan mobil taksi Ekspres B 1410 BTE yang di kemudikan Edi.

Sampai di kawasan CNI, Kembangan, dua dari tiga pelaku, yakni Sendy dan Rendy spontan yang duduk di kursi belakang menodongan senjata tajam ke arah Edi. Namun, Edi, yang ahli pencak silat ini, langsung melakukan jurusnya dan merampas pisau milik Sendy. Spontan aksi heroik Edi, membuat ketiga lari ke keluar taksi.

"Tiga pelaku kemudian, dikejar sama Edi dan warga yang menggunakan sepeda motor, dua di antara pelaku diamankan, sedangakan satu pelaku, Rendy berhasil melarikan diri," tutur Sukatma di Jakarta, Minggu (5/4/2015).

Kedua pelaku mengatakan, rencana perampokan itu merupakan gagasan Rendy. Tak hanya berniat merampas harta si sopir, mereka juga berencana membawa kabur taksi yang dikendarai.

"Ajakan si Rendy itu, nyari duit yuk. Kami ngerampok taksi saja," ujar Zainal.

Nantinya, kata Zainal, usai merampas, Rendy pun akan mengurus hasil perampokan taksi tersebut. Rencananya, setelah merampok, ketiga pelaku itu akan membuang sopir taksi ke suatu tempat.

"Pokoknya kata Rendy itu, kita ambil saja dahulu taksinya. Kalau soal jual mah urusan gampang," tambah Zainal yang juga pedagang Kebab itu.

Menurut Sendy, hasutan sepupunya Rendy itu masuk akal. Merampok taksi itu lebih gampang ketimbang mobil pribadi. Selain dapat menumpang, dengan beranggotakan tiga orang, maka sopir gampang dilumpuhkan.

Zainal mengaku buat kebutuhan sehari-hari, sementara Sendy buat foya-foya. Tidak ada maksud lain, dua remaja putus sekolah bertubuh kerempeng ini juga mengikuti hasutan Rendy karena sedang mabuk.

"Iya habis minum, mabuk, mangkanya kami ngikut saja. Itu juga kami baru pertama kali, takutnya setengah mati. Mangkanya pas korban melawan itu kami kabur," kada kedua pelaku itu.

Kini keduanya masih mendekam di Polsek Kembangan, mereka juga terancam Pasal 365 dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Sedangkan Rendy masih diburu polisi.
(mhd)
Berita Terkait
Tusuk Korbannya 4 Kali,...
Tusuk Korbannya 4 Kali, 2 Perampok Tak Berkutik Dibekuk Polisi
Polisi Ringkus Perampok...
Polisi Ringkus Perampok Sopir Taksi Online di Depok
Polisi Gulung 2 Pelaku...
Polisi Gulung 2 Pelaku Perampokan Perempuan dalam Taksi Online di Jakut
Bermodalkan Sarung,...
Bermodalkan Sarung, Pria Pengangguran Rampok Taksi Online
Kepala Sobek Ditusuk,...
Kepala Sobek Ditusuk, Sopir Taksi Online Dibegal 2 Penumpangnya di Palembang
Polisi Buru 2 Perampok...
Polisi Buru 2 Perampok yang Bunuh Sopir Taksi Online di Tol Jagorawi
Berita Terkini
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
2 menit yang lalu
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
10 menit yang lalu
Tragis! Pria Ditemukan...
Tragis! Pria Ditemukan Tewas Akibat Terjepit Lift di Ruko Roxy Mas Jakpus
49 menit yang lalu
Perkuat Basis Elektoral...
Perkuat Basis Elektoral melalui Ketokohan dan Pelayanan Masyarakat di Sulsel, Perindo Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan
1 jam yang lalu
Kunjungi Candi Prambanan,...
Kunjungi Candi Prambanan, Prabowo Pamerkan Mahakarya Peradaban Dunia ke PM Modi
1 jam yang lalu
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
2 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved