Tiga Bulan, 186 Kasus Curanmor Terjadi di Semarang

Jum'at, 03 April 2015 - 21:32 WIB
Tiga Bulan, 186 Kasus...
Tiga Bulan, 186 Kasus Curanmor Terjadi di Semarang
A A A
SEMARANG - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Semarang, Jawa Tengah, tergolong tinggi. Namun, kasus yang terjadi berbanding jauh dengan pengungkapan oleh polisi.

Berdasar data yang dilansir Polrestabes Semarang, selama tiga bulan terakhir (Januari-Maret 2015), terjadi 186 kasus pencurian kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat. Sementara, yang diungkap hanya 22 kasus. Pengungkapan itu, selain kinerja Polrestabes Semarang, juga polsek-polsek jajaran di wilayah hukum Polrestabes Semarang.

"Berdasar data, kasus curanmor di Semarang ini memang tinggi. Modus-modus yang sering digunakan menggunakan kunci palsu. Kami imbau agar masyarakat melengkapi kendaraannya dengan kunci (pengaman) ganda," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono, Jumat (3/4/2015).

Berdasar data-data itu, dari 22 kasus yang berhasil diungkap, polisi baru berhasil menangkap 26 tersangka dan menyita barang bukti 24 unit sepeda motor hasil maupun sarana pencurian. Curanmor ini terjadi hampir di semua wilayah di Kota Semarang.

"Para pelaku biasanya berkelompok saat beraksi. Mereka membagi tugas, ada juga penadahnya. Untuk memutus mata rantainya tentu harus dengan penegakan hukum. Pelaku utama diproses, penadahnya juga diproses hukum," tambah Djihartono.

Selain upaya represif, kata Djihartono, pihaknya juga menggunakan upaya-upaya preventif. Ini dilakukan dengan imbauan-imbauan kepada masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap kejahatan ini. Imbauan melalui spanduk-spanduk juga dilakukan.

Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Alloysius Liliek Darmanto mengungkapkan, dibandingkan daerah-daerah lain di Jawa Tengah, Kota Semarang memang tergolong tinggi untuk terjadi tindak pidana, tak terkecuali curanmor.

"Melihat wilayahnya luas dan jumlah penduduknya banyak dibanding daerah lain. Ini kan (Semarang) kota besar. Kepolisian jajaran tentu harus siap mengamankan wilayahnya masing-masing, tidak semua (kejadian) di-back up Polda," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Curi Motor, 2 Bandit...
Curi Motor, 2 Bandit Berjimat Kebal Babak Belur Dikeroyok Massa
Bebas dari Penjara karena...
Bebas dari Penjara karena Corona, Pria Malah Curi Motor di Pasar
Polres Kobar Bekuk Komplotan...
Polres Kobar Bekuk Komplotan Pencuri Motor dan Penadah
Komplotan Pencuri Motor...
Komplotan Pencuri Motor saat Pandemi Corona Dibekuk Polisi
Ditinggal Ngetik Berita,...
Ditinggal Ngetik Berita, Motor Wartawan Digondol Maling
Penipu dengan Modus...
Penipu dengan Modus Beli Motor, Pria Gaek Diciduk Polisi
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
8 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
9 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
9 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
9 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved