Kuningan Surplus Beras 87.045 Ton

Minggu, 22 Maret 2015 - 09:24 WIB
Kuningan Surplus Beras...
Kuningan Surplus Beras 87.045 Ton
A A A
KUNINGAN - Rata-rata produksi beras di Kabupaten Kuningan mencapai 357.078 ton/tahun atau sebesar 139% dari tingkat kebutuhan dalam daerah. Kondisi itu membuat Kuningan mengalami surplus sekitar 87.045 ton per tahun.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Kuningan Utje Ch Suganda saat menghadiri acara panen raya petani Desa Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, kemarin. Disebutkannya, dari total dari luas lahan pertanian di Kabupaten Kuningan yang mencapai 59.636 hektare telah menghasilkan beras melebihi kebutuhan pangan masyarakat Kuningan yang mencapai 115-120 kg/kapita/tahun.

“Dari ketersediaan tersebut, Kabupaten Kuningan mengalami surplus beras sebanyak 87.045 ton/tahun. Dengan demikian pertanian Kabupaten Kuningan telah berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan tidak hanya bagi masyarakat Kuningan namun juga daerah tetangga,” tutur Utje. Salah satu bukti keberhasilan pertanian di Kabupaten Kuningan, lanjut Utje, adalah pelaksanaan panen raya di Desa Cihirup ini yang hasilnya cukup membanggakan.

Dia meyakini, hasil tersebut dapat mendongkrak produksi dan produktivitas padi di Kabupaten Kuningan sehingga Kuningan mampu menjadi salah satu daerah pemasok kebutuhan pangan Jawa Barat maupun nasional. “Tidak hanya itu, saya juga berharap panen raya ini mampu meningkatkan pendapatan masyarakat petani sehingga kesehjahteraan penduduk Kabupaten Kuningan juga turut meningkat,” imbuh dia.

Kepala Badan Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Sadudin menambahkan, kegiatan panen raya demplot petani Desa Cihirup, Kecamatan Ciawigebang yang bekerja sama dengan perusahaan pupuk kali ini berbuah cukup signifikan. Keberhasilan para petani Desa Cihirup yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Harapan Mulya di atas lahan pertanian seluas 145 hektare kali ini menghasilkan padi sebanyak 6,5 ton/hektare atau meningkat dari panen biasanya yang hanya memproduksi 5,5 ton/ hektare.

“Gapoktan ini terdiri dari 4 kelompok tani Desa Cihirup yang menggandeng salah satu perusahaan pupuk dibantu para penyuluhnya di lapangan. Alhamdulillah, peningkatan hasil produksi padi kali ini cukup membanggakan yaitu mengalami peningkatan hingga 20% dari biasanya,” ujar Sadudin.

Mohamad taufik
(bhr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved