Hendak ke Timur Tengah, 5 WNI Diamankan di Bandara Soetta
Rabu, 18 Maret 2015 - 00:32 WIB
Hendak ke Timur Tengah, 5 WNI Diamankan di Bandara Soetta
A
A
A
TANGAERANG - Lima WNI yang mengaku sebagai TKI akan berangkat ke Timur Tengah diamankan petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, kemarin siang.
Mereka berangkat dengan ditemani seorang wanita yang mengaku sebagai penanggung jawab. Petugas mengaku mengamankan mereka berguna untuk mencegah pergi ke luar negeri untuk bergabung dengan kelompok Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS).
Kelimanya tidak dapat menunjukan kelengkapan identitas tenaga kerja seperti halnya TKI lain. Menurut Ulfa salah seorang TKI mengaku dijanjikan akan ditempatkan sebagai TKI di Abu Dhabi. “Saya sudah curiga, karena saya sempat berubah pikira ingin pulang ke kampung lagi, tetapi dilarang,” ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta mengatakan, mereka diberangkatkan ke Timur Tengah secara ilegal, melalui jalur Jakarta-Kuala Lumpur dan Kuala Lumpur-Abu Dhabi. “Para TKI ini bisa masuk ke dalam dan melewati pemeriksaan karena dibantu orang dalam bandara. Kami juga sedang memeriksa secara intensif orang yang membantu keberangkatan TKI tersebut,” ujar Azhari.
Mereka berangkat dengan ditemani seorang wanita yang mengaku sebagai penanggung jawab. Petugas mengaku mengamankan mereka berguna untuk mencegah pergi ke luar negeri untuk bergabung dengan kelompok Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS).
Kelimanya tidak dapat menunjukan kelengkapan identitas tenaga kerja seperti halnya TKI lain. Menurut Ulfa salah seorang TKI mengaku dijanjikan akan ditempatkan sebagai TKI di Abu Dhabi. “Saya sudah curiga, karena saya sempat berubah pikira ingin pulang ke kampung lagi, tetapi dilarang,” ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta mengatakan, mereka diberangkatkan ke Timur Tengah secara ilegal, melalui jalur Jakarta-Kuala Lumpur dan Kuala Lumpur-Abu Dhabi. “Para TKI ini bisa masuk ke dalam dan melewati pemeriksaan karena dibantu orang dalam bandara. Kami juga sedang memeriksa secara intensif orang yang membantu keberangkatan TKI tersebut,” ujar Azhari.
(whb)