Ini Alasan DPRD Minta RAPBD Dalam Bentuk Hard Copy

Selasa, 17 Maret 2015 - 15:16 WIB
Ini Alasan DPRD Minta...
Ini Alasan DPRD Minta RAPBD Dalam Bentuk Hard Copy
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta memberikan alasan mengapa mereka meminta RAPBD 2015 versi eksekutif yang dikirimkan oleh Kemendagri dalam bentuk hard copy (kertas).

Walaupun RAPBD 2015 yang dikirim Kemendagri telah dimuat oleh portal jakarta.go.id, dan dapat dibuka secara umum tak terkecuali anggota DPRD DKI Jakarta.

"Kami kan mesti resmi, itu saja. Kami minta RAPBD 2015 yang katanya eksekutif dikirimkan ke Kemendagri dan evaluasinya sudah kami terima," kata Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik di Jakarta, Selasa (17/3/2015).

Menurut politikus Partai Gerindra itu, Banggar belum pernah menerima RAPBD 2015 versi eksekutif yang dikirimkan ke Kemendagri."Kami ada nih evaluasi, tapi yang sudah dievaluasi oleh Kemendagri. Kami enggak punya di tangan gimana kami bisa lihat," tukasnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi meminta draf APBD DKI versi eksekutif yang diserahkan ke Kemendagri beberapa waktu lalu."Di sini saya meminta versi ekskutif untuk membandingkan apa yang telah dikoreksi Kemendagri, kepada Pak Sekda (Saefullah) dipersilakan untuk membacakan," katanya di Jakarta.
(whb)
Berita Terkait
APBD DKI Jakarta 2024...
APBD DKI Jakarta 2024 Diperkirakan Rp81,58 Triliun
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
DPRD-Pemprov Bahas APBD...
DPRD-Pemprov Bahas APBD Perubahan 2020 dan RAPBD DKI 2021 secara Pararel di Puncak
Target Pajak 2021 Senilai...
Target Pajak 2021 Senilai Rp41,5 Triliun Dinilai DPRD DKI Membebani Masyarakat
DPRD Sepakati APBD DKI...
DPRD Sepakati APBD DKI Jakarta 2022 Sebesar Rp82,47 Triliun
PKB: APBD DKI Diprioritaskan...
PKB: APBD DKI Diprioritaskan untuk Pembangunan Masyarakat
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved