Antisipasi Tahanan Kabur, Lebar Teralis Sel Jadi 10 Sentimeter
Kamis, 12 Maret 2015 - 06:11 WIB
Antisipasi Tahanan Kabur, Lebar Teralis Sel Jadi 10 Sentimeter
A
A
A
JAKARTA - Polres Jakarta Selatan akan mempersempit lebar teralis besi di seluruh ruang tahanan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi agar para tahanan tidak lagi kabur.
Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Musa Tampubolon menjelaskan, pasca-kaburnya tahanan dari Posek Jagakarsa, petugas pun memperketat penjagaan di ruang tahanan."Tadi kita kumpulkan 12 kapolsek untuk diberikan arahan agar kasus ini tak terulang lagi," jelas Musa kepada wartawan, Rabu 11 Maret kemarin.
Menurut Musa, agar tak ada lagi tahanan yang kabur, pihaknya akan mengubah teralis besi di seluruh ruang tahanan. Dia mengungkapkan, lebar antara teralis saat ini 30 sentimeter, dalam waktu dekat lebarnya akan dipersempit menjadi 10 sentimeter.
"Ruang tahanan di seluruh polsek, lebar teralisnya akan menjadi 10 sentimeter. Sudah ada beberapa polsek yang mengubah lebar teralis ini," ujarnya.
Kapolsek Pasar Minggu AKP Agus Prayitno mengungkapkan, telah melakukan uji coba lebar teralis 10 sentimeter."Dengan lebar 10 sentimeter, kepala kita saja aja enggak bisa masuk apalagi badan," ucapnya.
Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Musa Tampubolon menjelaskan, pasca-kaburnya tahanan dari Posek Jagakarsa, petugas pun memperketat penjagaan di ruang tahanan."Tadi kita kumpulkan 12 kapolsek untuk diberikan arahan agar kasus ini tak terulang lagi," jelas Musa kepada wartawan, Rabu 11 Maret kemarin.
Menurut Musa, agar tak ada lagi tahanan yang kabur, pihaknya akan mengubah teralis besi di seluruh ruang tahanan. Dia mengungkapkan, lebar antara teralis saat ini 30 sentimeter, dalam waktu dekat lebarnya akan dipersempit menjadi 10 sentimeter.
"Ruang tahanan di seluruh polsek, lebar teralisnya akan menjadi 10 sentimeter. Sudah ada beberapa polsek yang mengubah lebar teralis ini," ujarnya.
Kapolsek Pasar Minggu AKP Agus Prayitno mengungkapkan, telah melakukan uji coba lebar teralis 10 sentimeter."Dengan lebar 10 sentimeter, kepala kita saja aja enggak bisa masuk apalagi badan," ucapnya.
(whb)