Kera Penyerang 20 Warga Jember Akhirnya Tertangkap

Kamis, 12 Maret 2015 - 04:05 WIB
Kera Penyerang 20 Warga...
Kera Penyerang 20 Warga Jember Akhirnya Tertangkap
A A A
JEMBER - Seekor kera yang mengamuk dan menggigit 20 warga di Kecamatan Tanggul akhirnya tertangkap. Kera dengan ukuran besar itu tertangkap setelah ditembak bius oleh 8 orang tim pemburu hewan dari Jakarta.

Salah seorang pemburu, Bagas, mengaku merasa terpanggil untuk datang ke Jember, setelah mendapat informasi dari sejumlah media massa tentang seekor kera yang mengamuk.

"Setelah observasi selama 11 hari, tim akhirnya bisa memastikan posisi kera tersebut. Meski kena tembak, kera berwarna cokelat tersebut tidak langsung pingsan, namun kabur ke kawasan perkebunan tebu di Tanggul Wetan," kata Bagas.

Karena itu, tim pemburu meminta Polsek Semboro ikut membantu mengejar kera dengan bantuan anjing pelacak.

Kapolsek Semboro, AKP Subagio, menjelaskan, posisi kera akhirnya ditemukan dan digigit anjing.

"Kera tertangkap di belakang Hotel Tanggul Agung Wisma Handayani Tanggul Wetan.
Sebelumnya, hampir setengah bulanan, kera peliharaan yang lepas itu, menyerang warga di Desa Tanggul. Warga resah karena takut menjadi korban gigitan kera," kata Sibagio.

Sementara pihak BKSDA wilayah III Jember memastikan kera yang menyerang warga dua desa di dua kecamatan di Jember beberapa hari ini adalah kera abu-abu atau Macaca fascicularis yang banyak ditemui di sekitar perbukitan.

Kepastian tersebut setelah melihat banyaknya korban yang kini mencapai 13 orang mengalami luka di bagian kaki.

"Kera abu-abu itu lebih suka di tanah dari pada di pohon, karenanya korban mayoritas luka di kaki," kata Kepala BKSDA wilayah III Jember, Sunandar.

Berbeda dengan jenis lainnya seperti lutung, yang lebih suka berada di atas pohon dan kecenderungan menyerang manusia sangat kecil sekali.

"Kalau lutung kayaknya tidak akan menyerang, lutung lebih suka di atas pohon," tuturnya.

Serangan kera di Desa Sidomulyo, Semboro dan Desa Tanggul Kulon bahkan meluas ke Desa Tanggul Wetan.

Binatang itu merupakan kera peliharaan yang lepas dan pemiliknya tidak mau mengakui jika hewan tersebut adalah miliknya. Apalagi korban telah mencapai 20 orang.
(sms)
Berita Terkait
Pentingnya Komitmen...
Pentingnya Komitmen Menjaga Satwa Liar demi Kelestarian Lingkungan
Warga Bukittinggi Digemparkan...
Warga Bukittinggi Digemparkan Musang Liar Datangi Toko Ponsel, Nyaris Gigit Pembeli
Kakatua dan Blue Gold...
Kakatua dan Blue Gold Macau di Lembang Park and Zoo Berhasil Dikembangbiakan
Harimau Jantan Muncul...
Harimau Jantan Muncul di Dekat Permukiman di Riau, Videonya Viral
Kemunculan Tapir di...
Kemunculan Tapir di Pinggir Jalan Sungaipenuh-Tapan Bikin Geger Warga
Miris, Belasan Satwa...
Miris, Belasan Satwa Menggemaskan Ini Dijual Secara Online
Berita Terkini
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
12 menit yang lalu
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
58 menit yang lalu
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
8 jam yang lalu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
8 jam yang lalu
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
11 jam yang lalu
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
11 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Jumat 20 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved