PKL Pasar Pagi Masih Kuasai Lahan Parkir

Selasa, 10 Maret 2015 - 01:08 WIB
PKL Pasar Pagi Masih...
PKL Pasar Pagi Masih Kuasai Lahan Parkir
A A A
JAKARTA - Kendati sudah dijaga ketat anggota Dishub, ternyata PKL masih menguasai jalan Pasar Pagi atau Petak Baru, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Para PKL beralasan, enggan dipindahkan karena belum jelasnya tempat relokasi. Selain itu, kondisi sentra pasar pagi yang menjadi pusat perniagaan sejak lama telah menjadi alasan lain para pedagang enggan angkat kaki dari kawasan itu.

Meski dinilai menyalahi aturan, namun tidak ada tindakan tegas apapun dari puluhan petugas Satpol PP yang telah berjaga disitu dan melakukan penggusuran pada pagi hari.

Sarkim (35), Rudi (44), dan Yanto (36), merupakan tiga dari ratusan pedagang yang pada Minggu kemarin sempat ditertibkan namun hingga siang kemarin kembali berdagang. Mereka sadar kondisi jualan yang ada disini dapat mengganggu arus lalu lintas, terutama soal lahan parkir.

"Kalo petugas Satpol PP gampang lah, paling Dishub aja yang rada susah," ungkap Rudi, salah satu pedagang mainan, Senin (9/3/2015).

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Sumartono saat melakukan pernertiban Senin pagi mengatakan penertiban tersebut berdasarkan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 64 Tahun 2011 tentang penyelenggara lokasi parkir.

"Lahan ini untuk parkir sesuai dengan Pergub Nomor 64 tahun 2011, malahkan dibuat oleh pegadang kaki lima," ujar Sumartono.

Sumartono menuding, suburnya PKL di kawasan itu karena adanya permainan oknum dari petugas Satpol PP. Hal ini, kata Sumartono, terbukti dengan adanya garis putih yang telah dipetakan di kawasan itu. Diakuinya garis itu seharusnya diperuntukan untuk parkir bukan untuk lapak pedagang.

"Kadang pula pos Satpol PP di sana dijadikan kawasan berdagang," ungkapnya.

Akibatnya, alihfungsinya lahan parkir itu, Sumartono mengaku dari laporan yang ada pihaknya mengalami kerugian setoran parkir senilai Rp 400 ribu setiap harinya. "Secepatnya kami akan lakukan tindakan tegas, pkl dagang disitu jelas salahi aturan," tandasnya.

Sementara itu, Camat Tambora, Mursidin membantah pihaknya dituding melindungi PKL liar di kawasan itu. Dikatakannya, untuk relokasi PKL dirinya telah melakukan sosialisasi sejak jauh hari. Meski demikian dirinya mengakui bahwa garis itu dibuat olehnya demi penataan.

"Saya menggaris bukan mengusai, saya hanya melakukan penataan. Kalo dia menganggap ditertibkan silahkan tertibkan," ujarnya.

Mursidin mengaku pembuatan marka itu demi membuat kelancaran lalu lintas di kawasan itu. Karena, kata Mursidin, bila tidak dilakukan penggarisan, bukan tidak mungkin PKL di kawasan itu menjadi semerawut.

Meski demikian, dirinya mengaku siap memfasilitasi antar PKL yang diperkirakan berjumlah 150 orang dengan pihak Dinas Perhubungan. Ia berharap, dalam masalah ini PD Pasar Jaya juga harus turut andil demi mengatasi polemik ini.

"Artinya untuk penampungan PKL eks Pasar Pagi nanti perlu dilibatkan PD Pasar Jaya," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
PKL di Terminal Palakka...
PKL di Terminal Palakka Sampaikan Aspirasi Soal Penggusuran ke DPRD Bone
Tanggapan Sandiaga Uno...
Tanggapan Sandiaga Uno soal Penggusuran PKL di Destinasi Wisata Puncak Bogor
Aksi Korban Penggusuran...
Aksi Korban Penggusuran di Bandung
Aksi Unjuk Rasa Tolak...
Aksi Unjuk Rasa Tolak Penggusuran di Balaikota Jakarta
Syahar Bangunkan Rumah...
Syahar Bangunkan Rumah untuk Warga Sidrap yang Digusur
Pemprov DKI Tertibkan...
Pemprov DKI Tertibkan 25 Kios di Tebet Jaksel
Berita Terkini
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Istri Siri Pernah Disidang Etik
6 menit yang lalu
Bocah Perempuan di Bekasi...
Bocah Perempuan di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar, Polisi Sita Proyektil
21 menit yang lalu
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
2 jam yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
2 jam yang lalu
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
11 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
13 jam yang lalu
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved