Pengeboran Sumur Tua Dipertanyakan

Jum'at, 06 Maret 2015 - 09:55 WIB
Pengeboran Sumur Tua...
Pengeboran Sumur Tua Dipertanyakan
A A A
BOJONEGORO - Kegiatan pengeboran minyak mentah secara tradisional di kawasan sumur minyak tua di wilayah hutan Kecamatan Kedewan dan Malo, Kabupaten Bojonegoro, mengakibatkan kerusakan lingkungan cukup parah.

Keadaan itu dikeluhkan oleh Administratur (ADM) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Parengan, Daniel Cahyono, saat membahas pengelolaan hutan sumur tua di Rumah Dinas Bupati Bojonegoro kemarin.

Daniel mengungkapkan, selama ini pengelolaan limbah hasil dari pengeboran minyak mentah atau biasa disebut lantung di lokasi sumur-sumur minyak tua sangat tidak layak. Limbah pengeboran minyak mentah itu mencemari lingkungan di sekitar hutan. Tidak hanya itu, keberadaan sumur tua juga dirasa kurang memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat sekitar.

Daniel menjelaskan, jumlah sumur tua yang berada di lokasi hutan wilayah KPH Parengan sebanyak 91 lokasi sumur yang sudah mengantongi izin penggunaan kawasan hutan. Sebanyak tujuh sumur sudah habis izinnya dan tidak bisa diperpanjang lagi. Sedangkan 16 lokasi sumur tidak mengantongi izin apapun alias ilegal.

“Sebagian masih dalam proses dan sebagian lagi merupakan sumur liar,” ujar Daniel. Bahkan, kata dia, tidak dipungkiri ada sumur tua yang sudah tidak dikelola secara tradisional yang terlihat dari banyaknya rig modern. Tak hanya itu, kegiatan ini juga berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 18/2013 tentang Perbuatan Kerusakan Hutan.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bojonegoro Tedjo Sukmono menyebutkan, pihaknya sudah memeriksa dan mendata kerusakan lingkungan yang terjadi di sekitar kawasan sumur minyak tua di Kecamatan Malo dan Kedewan.

“Kami sudah beberapa kali memperingatkan terjadinya kerusakan lingkungan itu,” ujarnya. Tedjo mengatakan, jika dibiarkan terus maka kerusakan lingkungan yang terjadi di sekitar kawasan sumur minyak tua itu akan semakin parah.

Muhammad roqib
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
38 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
7 Masjid Tua di Jakarta...
7 Masjid Tua di Jakarta yang Ikonik dan Sarat Sejarah Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved