Cerita Seru di Balik Perjalanan Bok Cinta Project

Sabtu, 21 Februari 2015 - 10:00 WIB
Cerita Seru di Balik...
Cerita Seru di Balik Perjalanan Bok Cinta Project
A A A
SEMARANG - Agenda kampung pada program Tengok Bustaman #2 di Kampung Bustaman, Kelurahan Purwodinatan, Semarang Utara yang dimulai sejak akhir Januari lalu kini telah selesai.

Bagi yang melewatkan beberapa kegiatannya, bisa melihat dokumentasinya yang dipamerkan di Grobak Art Kos Jalan Stonen Nomor 29 Bendanngisor, Gajahmungkur. Total ada 58 karya foto hasil jepretan tim dokumentasi dalam kegiatan bertema “Bok Cinta” tersebut.

Tak hanya foto, ada pula karya audio, video, serta sketsa awal para seniman yang terlibat. Kurator pameran Ahmad Khairudin mengatakan pemajangan foto-foto itu merupakan bagian dari program Tengok Bustaman #2 yang akan selesai akhir Februari. “Agenda kampungnya sudah selesai, sekarang pameran arsip dan proses kegiatan,” ucapnya.

Tak hanya berfungsi sebagai rekam jejak, foto menunjukkan proses-proses yang sudah dilalui sebelum dan selama program itu berlangsung. Proses pada hakikatnya menceritakan kronologi peristiwa, hal tersebut lazim dalam beberapa pameran sehingga pengunjung dapat melihat detil di balik layar peristiwa.

Satu foto mengungkapkan program bermula dari Ahmad Khairudin lolos seleksi mengikuti lokakarya kurator muda yang diselenggarakan Japan Foundation. Pameran berupa arsip dan proses pengunjung dapat melihat gagasan awal kenapa project ini direalisasikan.

Proses tersebut mengajak penikmat seni belajar tak hanya melihat bentuk akhir yang terkesan hura-hura, padahal ada gagasan yang menopang seluruh aktivitas. “Proses membuatnya berbeda sehingga membedakan dengan pameran fotografi atau seni-seni lain yang menekankan pada karya akhir,” kata pria kelahiran Sekarsari, 11 September 1985 ini.

Foto lain mengungkap serangkaian audiensi juga dilakukan, terutama dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang berkomitmen mendukung proses perizinan dan fasilitasi publikasi melalui media baliho. Baginya, ini penting supaya orang tahu bahwa “Bok Cinta” bukan sekadar festival, tetapi juga ada kerja-kerja intelektual di dalamnya.

Banyak proses yang tidak diketahui dari kegiatan ini, saya ingin menunjukkan gagasan yang menyertainya. Harapannya, pengunjung bisa belajar dan barangkali terinspirasi untuk membuat project serupa dan atau tertarik terlibat dalam kegiatan selanjutnya.

Salah satu pengunjung, Zsa Zsa Wulan Permatasari menilai deretan foto-foto tersebut membantu memahami apa yang terjadi dalam tengok Bustaman 2. Mahasiswi dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) ini bisa menilik kegiatan secara keseluruhan yang digelar selama hampir satu bulan ini.

“Sepintas acaranya seperti hura-hura, tapi setelah melihat prosesnya baru tahu kalau lebih dari sekadar itu,” ungkapnya.

Hendrati Hapsari
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
43 menit yang lalu
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
1 jam yang lalu
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
2 jam yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
5 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved