Warga Stop Paksa Proyek Pertagas

Rabu, 18 Februari 2015 - 10:42 WIB
Warga Stop Paksa Proyek...
Warga Stop Paksa Proyek Pertagas
A A A
PASURUAN - Proyek pemasangan pipa transmisi milik Pertamina Gas (Pertagas) di Desa Plinggisan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, dihentikan warga secara paksa, kemarin.

Puluhan warga dari empat desa di Kraton mendatangi lokasi proyek dan memaksa pekerja menghentikan aktivitas. Meski sempat mendapat perlawanan dari petugas keamanan proyek, pekerja akhirnya “mengalah”. Pekerjaan pengelasan pipa berdiameter 18 inci tersebut dihentikan saat itu juga.

Warga juga menyingkirkan sejumlah mesin dan alat yang digunakan agar para pekerja tidak bisa lagi melanjutkan pekerjaan. Fauzi, warga Desa Curah Dukuh, Kecamatan Kraton menuturkan, selama ini warga tak pernah diajak bicara tentang proyek pipa gas yang melintasi kawasan pemukiman penduduk tersebut. Mereka khawatir proyek ini akan membahayakan mereka.

“Kami khawatir kalau bocor lalu terjadi ledakan. Kami minta agar proyek ini dihentikan,” kata Fauzi. Polisi yang bertugas di lokasi tidak berbuat banyak atas aksi warga. Kapolsek Kraton AKP Masroni mengaku, tidak mendapat pemberitahuan dari warga yang tiba-tiba datang dan memaksa para pekerja menghentikan pekerjaannya. Aksi warga ini merupakan kelanjutan setelah mereka juga berunjuk rasa pada ground breaking proyek pipa transmisi gas sejauh 56 kilometer dari Porong, Sidoarjo ke Grati Kabupaten Pasuruan itu.

Pipa transmisi ini akan memasok kebutuhan bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Grati serta kawasan industri di Pasuruan dan Sidoarjo. Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Anang Syaiful mengungkapkan, proyek Pertagas tersebut sebenarnya telah dihentikan pada Januari 2015 karena pelaksana belum melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami sudah memberikan teguran agar proyek dihentikan terlebih dulu. Tapi mereka ngotot melanjutkan pengelasan pipa sambungan. Karena mengganggu aktivitas dan lalu lintas jalan, kami kembali memberikan teguran sampai tiga kali,” kata Anang. Atas reaksi warga ini, Anang akan berkoordinasi dengan Badan Pelayanan Perizinan dan Penanaman Modal (BP3M) Kabupaten Pasuruan untuk menentukan langkah berikut.

Sehingga proyek pembangunan transmisi gas untuk keperluan pembangkit listrik ini tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

Arie yoenianto
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved