Polisi Gagalkan Penyelundupan 9 Ton Pupuk Bersubsidi

Senin, 16 Februari 2015 - 13:53 WIB
Polisi Gagalkan Penyelundupan...
Polisi Gagalkan Penyelundupan 9 Ton Pupuk Bersubsidi
A A A
CILACAP - Aparat Polres Cilacap, Jawa Tengah, membongkar penimbunan dan penyelundupan pupuk bersubsidi yang akan dijual di luar wilayah yang ditentukan. Dari tangan tiga tersangka, polisi berhasil menyita 9 ton pupuk bersubsidi jenis urea dan SP 36.

Tiga tersangka itu masing-masing Salim, warga Sidareja; Solikin, warga Gandrungmangu; dan Kusyono, warga Kampung Laut.

Dalam penggerebekan di rumah tersangka Kusyono, polisi berhasil mendapati pupuk bersubsidi sebanyak 9 ton. Dari 90 ton pupuk bersubsidi tersebut masing-masing pupuk jenis urea berjumlah 116 sak (karung) dan SP 36 sebanyak 73 sak.

Kasus ini terbongkar berkat laporan para petani yang mengeluh adanya kelangkaan pupuk bersubsidi pada musim tanam ini.

Dalam menjalankan aksinya, para tersangka menimbun dan menyelundupkan pupuk bersubsidi jenis urea dan SP 36 yang disubsidi pemerintan ke luar wilayah yang ditentukan.

Seharusnya, pupuk bersubsidi ini dijual di wilayah Kecamatan Kampung Laut. Namun oleh tersangka diselundupan ke wilayah Kecamatan Sidareja dan Wanareja.

Selain menimbun dan menjual pupuk bersubsidi di luar peruntukannya, harga jual pupuk bersubsidi ini lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET)sebesar Rp90 ribu per sak.

"Pupuk dijual kepada petani dengan harga Rp130 ribu per saknya," kata Kapolres Cilacap AKBP Ulung Sampurna Jaya, Senin (16/2/2015).

Sementara itu, tersangka Kusyono berdalih menjual pupuk bersubsidi ke luar wilayah yang ditentukan karena banjir.

Menurut tersangka, areal persawahan di wilayah Kampung Laut saat ini terendam banjir sehingga pupuk bersubsidi tersebut diselundupkan ke wilayah Kecamatan Sidareja dan Wanareja.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka kini mendekam di tahanan Polres Cilacap, Jawa Tengah.

Ketiga tersangka akan dijerat dengan pasal tindak pidana ekonomi dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun penjara.
(zik)
Berita Terkait
Upaya Penyelundupan...
Upaya Penyelundupan Sabu Senilai Rp30 Juta dari Balik Jeruji Rutan Kebonwaru Terbongkar
Petugas Lapas Luwuk...
Petugas Lapas Luwuk Gagalkan Penyelundupan Paket Sabu
Penyelundupan Benih...
Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp7,5 Miliar Digagalkan KKP
Terlalu! Ibu Ini Ajak...
Terlalu! Ibu Ini Ajak Bayinya Selundupkan Sabu ke Lapas Lubuklinggau
Polres Tanjab Barat...
Polres Tanjab Barat Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Senilai Rp3,9 Miliar
Ratusan Burung dan Kura-Kura...
Ratusan Burung dan Kura-Kura Asal Makassar Gagal Diselundupkan
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
40 menit yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
1 jam yang lalu
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
6 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
11 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
11 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
11 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved