BI Dorong UMKM agar Bankable

Sabtu, 14 Februari 2015 - 09:35 WIB
BI Dorong UMKM agar...
BI Dorong UMKM agar Bankable
A A A
PALEMBANG - Bank Indonesia (BI) mencatat kontribusi pendapatan dari produk domestik bruto (PDB) dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) cukup tinggi mencapai 59%. Namun, tidak sedikit kendala yang dihadapi pelaku UMKM terutama dalam mendapatkan modal pengembangan usaha dari bank.

“Kendala permodalan selalu mendominasi (pengembangan UMKM) hingga 50%. Karena itu, melalui program Wirausaha Bank Indonesia (WUBI), BI memfasilitasi UMKM untuk bisa bankable atau bisa mengakses bank,” ujar Manager Unit Pelaksanaan dan Pengembangan Akses UMKM BI Sunarso di Kantor Perwakilan BI Wilayah VII Palembang, kemarin.

Dia menjelaskan, kesenjangan UMKM dan Perbankan yang menyebabkan para pelaku usaha non-bankable selama ini cukup banyak. Di sisi UMKM, masalahnya adalah kebutuhan pembiayaan meski nilainya relatif kecil, lalu masalah dokumen legal formal yang terbatas, tidak ada catatan keuangan, lalu faktor psikologis, sedangkan dari sisi perbankan, bank cenderung mencari profit dari transaksi serta menuntut dokumen yang tertib dan penjamin kredit.

“Melalui WUBI, permasalahan tadi diatasi dengan pendampingan, mulai dari belajar mengatur keuangan, mengarahkan pembuatan perizinan, memberi informasi akses, pemasaran, dan dorongan psikologis,” terangnya. Saat ini, BI sudah memilih lima UMKM terbaik binaan dari program WUBI di wilayah Sumsel Babel. Kelimanya, bisa dijadikan contoh bagi pelaku UMKM lainnya untuk bisa bergabung.

Sunarso menambahkan, pihak nya akan lebih fokus pada UMKM bidang agrobisnis deng an orientasi ekspor. Selain itu usaha yang dijalani belum melebihi lima tahun operasional. Diutamakan yang memiliki izin legalitas usaha dan business plan. “Program ini berkelanjutan dan terbuka bagi yang berminat,” imbuh dia.

Dalam kesempatan yang sama, UMKM terbaik WUBI Admini menuturkan, sejak mengikuti pendampingan dari BI, omzet usaha kacang bawang dan bawang gorengnya yang bernama Andini melonjak dari sebelumnya, yakni mencapai Rp35 juta per bulan. Diakuinya WUBI memberi kesadaran untuk mengurus dokumen dan izin, keuangan pun tertib, dan kini sudah bisa masuk pasar ritel modern.

Tidak hanya itu, akses untuk jaminan ke bank pun lebih mudah. “Saya bisa mewujudkan mimpi untuk membuka lapangan kerja bagi lingkungan saya. Bahkan, mendorong untuk memiliki ruko sendiri kedepannya,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan empat pelaku UMKM terbaik WUBI lainnya, seperti Amsiana dengan keripik bayam, Nurqillah dengan nugget dan snack box, Zani dengan Bawang Goreng Sriwijaya, dan Andarwin dengan budi daya jamur tiramnya. “Saya ingin tembus pasar ekspor. Beruntung BI memberi banyak pengarahan melalui pelatihan yang bermanfaat,” kata Amsiana diamini yang lain nya.

Yulia savitri
(ftr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
5 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
Pangeran William Lindungi...
Pangeran William Lindungi Putri Charlotte Agar Tak Bernasib seperti Harry
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved