Dedi Minta Hasil Pajak Industri Dibagi

Jum'at, 06 Februari 2015 - 11:26 WIB
Dedi Minta Hasil Pajak...
Dedi Minta Hasil Pajak Industri Dibagi
A A A
PURWAKARTA - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi meminta Kementerian Perindustrian untuk membagi hasil pajak dari sektor industri antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Salah satunya pajak ekspor dan bagi hasil pajak pendapatan perusahaan. Dedi beralasan permintaan ini wajar mengingat keberadaan industri umumnya berada di daerah yang dari sisi lingkungan perlu mendapat perhatian.

“dampak langsungnya kan daerah yang harus menyelesaikan lingkungannya, polusi dan limbah industri yang bisa berbahaya bagi masyarakat. Belum lagi masalah sosial seperti demo karyawan dan kemacetan. Kan Pemerintah daerah yang harus menyelesaikan. Sementara pajak perusahaannya ditarik ke pusat,” jelas Dedi.

Terkecuali itu, dampak lang sung industri ini harus positif bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan. Corporate social rensponsibility (CSR) menurut Dedi dirasa kurang efektif karena bersifat insidental.

“Kalau pajaknya di bagi, maka daerah akan bisa leluasa mengatur kebijakan terkait investasi dan industri dengan orientasi mengutamakan pembangunan, baik infrastruktur di sekitar perusahaan maupun yang sifatnya pelayanan masyarakat di wilayah itu,” tambahnya. Di Purwakarta misalnya, menurut Dedi pembangunan diarahkan pada pemenuhan infrastruktur termasuk jalan yang lebar akses menuju perusahaan.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Saleh Husin ditemui disela meresmikan perusahaan di kawasan Industri Bukit Indah Purwakarta, kemarin, menyambut baik saran yang disampaikan Dedi. Dengan segera dirinya akan membahas hal ini pada rapat kabinet Rabu pekan depan.

“Saya rekam betul tadi apa yang disampaikannya (Dedi). Cukup menarik, tentunya kami bahas dengan menteri terkait. Termasuk pembicaraan infrastruktur, keuangan,” jelas Saleh. Saleh juga berharap daerah dapat menjaga iklim investasi yang terjadi di wilayahnya masing-masing. Ini perlu karena berimplikasi pada tingkat kepercayaan investor asing yang ingin masuk ke Indonesia.

Didin Jalaludin
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
58 menit yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
1 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved