Meresahkan Warga, Puluhan Preman di Malang Diciduk Polisi
Sabtu, 31 Januari 2015 - 11:21 WIB
Meresahkan Warga, Puluhan Preman di Malang Diciduk Polisi
A
A
A
MALANG - Aparat kepolisian dari Polres Malang berhasil mengamankan puluhan preman di beberapa tempat berbeda. Para preman yang diamankan sering membuat onar dan memalak para sopir.
Razia para preman ini atas koordinasi dengan polsek setempat yang menerima laporan warga terkait ulah para preman ini.
"Ada masyarakat yang lapor ke polsek lalu dikoordinasikan dengan polres," ujar
Kasubag Humas Polres Malang AKP Ni Nyoman Sri Efliandani, Sabtu (31/1/2015).
Ni Nyoman yang terjun langsung dalam operasi ini menjelaskan, setelah menerima laporan masyarakat, Polres Malang menerjunkan puluhan anggotanya menuju lokasi yang disinyalir menjadi tempat mangkalnya para preman.
Benar saja. Di kawasan Pasar Pakisaji, polisi menemukan kawanan preman yang sedang berpesta miras. Melihat ada polisi, ada yang berusaha kabur. Beberapa anggota polisi terpaksa harus melakukan pengejaran hingga menangkap preman yang ingin melarikan diri.
Setelah itu, polisi yang menggunakan dua truk hino mobil patroli ini bergerak cepat ke wilayah Polsek Kepanjen, Gondanglegi, dan Wonosari. Hasilnya, 80 preman yang suka mengganggu warga sekitar juga digelandang ke Mapolres Malang untuk diperiksa.
Polisi juga menyita belasan botol minuman keras berbagai merek. Separuh botol miras tersebut ada yang sudah habis diminum.
Ni Nyoman mengatakan, para preman yang diamankan akan diberi pembinaan sebelum dikembalikan ke masyarakat. Dia juga menegaskan jika ada preman yang memiliki catatan kriminal, akan diberi catatan khusus.
"Jika memiliki catatan kriminal kita akan kasih catatan khusus. Jika mengulangi lagi, kita proses," jelasnya.
Robinson, salah seorang preman yang ditangkap petugas, mengaku hanya ikut-ikutan rekan-rekannya.
"Saya ikut-ikutan saja, Mas. Saya bukan preman," ujarnya dengan wajah menunduk, seraya berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Razia para preman ini atas koordinasi dengan polsek setempat yang menerima laporan warga terkait ulah para preman ini.
"Ada masyarakat yang lapor ke polsek lalu dikoordinasikan dengan polres," ujar
Kasubag Humas Polres Malang AKP Ni Nyoman Sri Efliandani, Sabtu (31/1/2015).
Ni Nyoman yang terjun langsung dalam operasi ini menjelaskan, setelah menerima laporan masyarakat, Polres Malang menerjunkan puluhan anggotanya menuju lokasi yang disinyalir menjadi tempat mangkalnya para preman.
Benar saja. Di kawasan Pasar Pakisaji, polisi menemukan kawanan preman yang sedang berpesta miras. Melihat ada polisi, ada yang berusaha kabur. Beberapa anggota polisi terpaksa harus melakukan pengejaran hingga menangkap preman yang ingin melarikan diri.
Setelah itu, polisi yang menggunakan dua truk hino mobil patroli ini bergerak cepat ke wilayah Polsek Kepanjen, Gondanglegi, dan Wonosari. Hasilnya, 80 preman yang suka mengganggu warga sekitar juga digelandang ke Mapolres Malang untuk diperiksa.
Polisi juga menyita belasan botol minuman keras berbagai merek. Separuh botol miras tersebut ada yang sudah habis diminum.
Ni Nyoman mengatakan, para preman yang diamankan akan diberi pembinaan sebelum dikembalikan ke masyarakat. Dia juga menegaskan jika ada preman yang memiliki catatan kriminal, akan diberi catatan khusus.
"Jika memiliki catatan kriminal kita akan kasih catatan khusus. Jika mengulangi lagi, kita proses," jelasnya.
Robinson, salah seorang preman yang ditangkap petugas, mengaku hanya ikut-ikutan rekan-rekannya.
"Saya ikut-ikutan saja, Mas. Saya bukan preman," ujarnya dengan wajah menunduk, seraya berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
(zik)